Ngobrol

Download Caping, Ikuti topik seru lainnya

Hati-Hati Mengkritik DPR

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin, 12 Februari 2018 kemarin baru saja mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3).

Salah satu revisi yang cukup kontroversial adalah pasal 122 huruf K yang berbunyi:

"Mengambil langkah hukum dan/atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR."

Dengan demikian Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memiliki otoritas untuk mengambil langkah hukum jika ada yang merendahkan kehormatan anggota DPR.

Jika demikian, semakin pudarkah kebebasan untuk mengkritik atau mengemukakan pendapat di negara ini?

Post

  • Koko Acoy

  • 7 months ago

solusi pasutri gairah para pasangan yg sangat bagus end berkesan yuk cek link ini....√ http://mainancina.com

  • 2

  • 0

  • 0

  • Pay

  • 7 months ago

demokrasi kebebasan kan jadi kalau kritik..bukn kh seseorang akn teliti dlm brbuat

  • 2

  • 0

  • 0

  • Pay

  • 7 months ago

demokrasi tapi implementasikan bukan demokrasi

  • 2

  • 0

  • 0

  • Randy Arya

  • 7 months ago

Demokrasi Terpimpin..

  • 6

  • 0

  • 0

  • Nabihan Al

  • 7 months ago

berkomentar lah dengan bijak

  • 1

  • 0

  • 0

  • Iris 505

  • 8 months ago

DPR mmg diakui sebagai lembaga terhomat artinya bnyk org-org cerdas & berilmu tinggi yg berkedudukan di DPR. sedang yg merendahkan kehormatan DPR justru oknum-oknum anggota dpr itu sendiri ; mereka berkelakuan tdk terhomat, karena jabatan & kedudukan, gedung megah, pasilitas mewah segalanya serba wah,...!! ga pernah puas dan ingin selalu berkuasa yg akhirnya lupa diri korupsi kian jadi, dan nyatanya bnyk anggota dewan terhomat yg terlibat korupsi, jadi ga aneh klo DPR adalah lembaga yg terkorup itu faktanya sdh bukan rahasia umum. "JADI SEBENARNYA SIAPA YG MERENDAHKAN,...??"

  • 8

  • 15

  • 2

  • Wisnu Agung

  • 8 months ago

[face=Netral]

view more >>

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

wah kebebasan kritik makin mundur, kritik sama hina beda.. herannya di kritik gax mou, tp suka menghina.. #BuatNgelesZonkKlwKenaKasus

  • 19

  • 11

  • 1

  • Suroso

  • 8 months ago

[face=Sedih]

view more >>

  • ivanstar

  • 8 months ago

gk eksekutip nyè gk legisLatip nyè gk yudikatip nyè gk capinger nyè gk netizen nyè podo waèè 😁 cumah pendiri bangsa iniy nyang ouwkehh 👍👍

  • 13

  • 12

  • 0

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

bener lah yg okeh pakdhe 😊

view more >>

  • Tarom Muhammad

  • 8 months ago

Wkwkwk.... ni DPR gk mau kalah start nih baru kmrn ngomongin hukuman kalo nyinyir presiden... kan yg sering nyinyir anggota bahkan wakil DPR si "DUO F" nyinyirin presiden ngenyek presiden menjatuhkan presiden biar rakyat gmn gitu loh.... Andai pakde liat nih tolong jg disahkan #gmbr_lama biar rakyat tau krj para wakil rakyat...

  • 8

  • 8

  • 0

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

[face=Oke!]

view more >>

  • Nunung Kamilah

  • 8 months ago

😷😷😷😷

  • 14

  • 4

  • 0

  • Wisnu Agung

  • 8 months ago

😕😕😕😱

view more >>

  • Suroso

  • 8 months ago

Gimana jika Rakyatnya membuat SK Pembekuan parlemen (DPR) , itu lebih bagus, parlemen saat ini nda ada manfaatnya, bukan mendukung pemrintah, dlm berpolitik, tp merorongrong Pemrintah menjatuhkan martabat negara,

  • 10

  • 6

  • 0

  • Iris 505

  • 8 months ago

se-7 mmg dilembaga tsb nyatanya bnyk rampok sdh bukan rasia umum DPR lembaga terkorup faktanya oknum dpr bnyk yg korup

view more >>

  • Wisnu Agung

  • 8 months ago

ya..ya..yaa..yaaa

  • 11

  • 4

  • 0

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

[face=Ketawa]

view more >>

  • Endang Sarifudin

  • 8 months ago

lah yg merendahkan kewibawaany dpr kan dia sendiri,ketuanya aja jd maling, anggotanya jg banyak yg kena ott,itu yg merendahkan martabat dia, jd wakil rakyat, bw amanah rakyat ya belain rakyat wajar dong klo kerja ga bener di kritik,jangan seenaknya aja, bikin undang2 buat ngebentengi institusinya dari kritikan ya sama aja ingin bebas sepihak dari kritikan,

  • 8

  • 5

  • 0

  • Ariyani Mirna

  • 8 months ago

lg nyari kerjaan nih..ada kerjaan ga...

view more >>

  • Arybintang samudra

  • 8 months ago

Sistem demokrasi dinegeri ini bertambah maju, karena masing-masing kelembagaan sudah memiliki senjata pamungkas (undang undang perlindungan atas orang perorangan dan kelembagaan itu sendiri). Rakyat tinggal menonton aja kedepannya seperti apa yang bakal terjadi.

  • 10

  • 3

  • 0

  • Wisnu Agung

  • 8 months ago

kayaknya sprt itu

view more >>

  • Aria Pranarka

  • 8 months ago

Kritik doang kan yg dipenjara? Mencaci maki enggak kan? Caci maki saja udh

  • 6

  • 5

  • 0

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

wah pengertiannya sama 😃

view more >>

  • Animora Desmyker

  • 8 months ago

hukum yang di buat semakin timpang, kalau dewan yg terhormat ingin di hargai haruslah menghargai terlebih dahulu. Hukum alam ini tabur tuai.

  • 12

  • 2

  • 0

  • Iris 505

  • 8 months ago

yaitu jadi lucu justru anggota dewan yg terhomat tapi kelakuan kadang tdk terhomat padahal itu ulah sendiri klo dikritik ga terima merasa dihina

view more >>

  • fahmiriansyah

  • 8 months ago

ke Jonggol aja,,, ckckckck

  • 11

  • 2

  • 0

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

tenggelamkan ajj

view more >>

  • windaaa

  • 8 months ago

ngak boleh kritik.ngaca dong kelakuan dpr dan anggota dpr kayak apa 89,99% kurang waras 10,01% waras.lama2 aq santet dah kan ngak melanggar uu

  • 10

  • 2

  • 0

  • Biyanto Yanto

  • 8 months ago

Gk onok sing di percoyo ketok e

view more >>

  • Azwan Albas Selang

  • 8 months ago

Alhamdulillah.. Mantap

  • 11

  • 1

  • 0

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

[face=Netral]

  • Becca Vatresia

  • 8 months ago

Coba contoh seperti apa yg dimaksud dlm pasal itu ? saya gagal paham. trz kalau ada anggota dewan yg gk bener kerja'a baguz'a dikomenin apa coba ?. hahaa ... seenak"a ngatur, bikin aturan sendiri, mw enak sendiri. kalau bukan anak bangsa sbgi pengamat kerja kalian lalu siapa lagiil ??.

  • 9

  • 2

  • 0

  • Iris 505

  • 8 months ago

bnyk aturan yg dirubah seperti salah satu penangkapan anggota dewan oleh kpk tampa izin presiden tdk boleh kayak kejadian sipapah

view more >>

  • Becca Vatresia

  • 8 months ago

Terbukti dajjal itu memang ada dan sukses menguasai dunia.

  • 8

  • 2

  • 0

  • Iris 505

  • 8 months ago

smg gugatan ke MK bisa menang dan UU MD3 tdk berlaku enak bngt anggota dewan sdh bnyk belagu

view more >>

  • Muhsin Basrullah

  • 8 months ago

kurangnya kebebasan untk mngeritik atau mngmukakan pndapat d negeri ini lambat laun akan mnimblkan "kerenggangan hubungan" antra yg di pimpin dan yg memimpin atau yg mewakili dan yg di wakili. dan akhirx rezim diktator lah yg berlaku d negeri ini.

  • 8

  • 0

  • 1

  • Mukhtar Muhammad

  • 8 months ago

sudah cendrung ke arah otoriter.sangat di sayangkan dgn sikap perwakilan yg di sana sudah menciderai demokrasi yg sdh dibangun sejak era reformasi.

  • 11

  • 0

  • 0

  • iswanto bae

  • 8 months ago

Indonesia BENAR BENAR di jajah oleh negeri sendiri , Kita merdeka dari penjajah dahulu kini kita Tertekan di jajah oleh negeri Dan bangsa sendiri.

  • 10

  • 0

  • 0

  • Eko Harwanto

  • 8 months ago

Agar ngak mau di kritik aja jadi di buat seperti itu. Emmm penguasa

  • 10

  • 0

  • 0

  • Taufiiqurrohman

  • 8 months ago

Hmm, kadang aku sedih melihat negaraku ini. Walau hati kecilku sebenarnya bangga menjadi bagian dari negara ini. Tetapi, apalah yang bisa kuperbuat? Rakyat kecil yang suaranya ibarat suara yang keluar dari mulut goa, didengar tapi diacuhkan. Sekarang malah dibuat aturan dimana kami tak boleh bersuara/mengkritik. Mau di letak dimana demokrasi yang telah kita junjung bersama selama ini? Apa mereka yang berwewenang mau bersembunyi di balik undang-undang yang mereka buat sendiri dan untuk kepentingan sendiri? Menghindari jeritan rakyat? Oh negaraku!!!!

  • 8

  • 1

  • 0

  • Biyanto Yanto

  • 8 months ago

Gol put ae

  • Id Halik

  • 8 months ago

Gak apa wong dewan wakil rakyat,, jika uud begitu hilang kebebasan berpendapat reformasi yg selana ini di banggakan hilang dari cita citanya.

  • 7

  • 1

  • 0

  • ivanstar

  • 8 months ago

[face=Semangat!]

  • Abdul Gafur

  • 8 months ago

kalau dalam segi demokrasi, tetap kita makin maju. karna setidaknya kebebasan dalam berpendapat atau mengkritik tidak kita dapat kan pada masa orde baru. yang salahnya negara ini terlalu cepat untuk melakukan sebuah reformasi, terlalu tergesa gesa, sedangkan belum mempunyai tenaga yang cukup. karna pada saat runtuhnya orde baru, melakukan sebuah revolusi yang harusnya saat ini dilakukan itu merupakan keputusan yang lemah, dan akhirnya melakukan blunder dengan langsung melakukan sebuah reformasi.

  • 9

  • 0

  • 0

  • Topan Pratama Csr

  • 8 months ago

dibungkam secara halus kebebasan menyampaikan pendapat terhadap kinerja dewan.... dg semua itu mereka makin merajalela seakan memiliki kekebalan hukum....

  • 7

  • 1

  • 0

  • Iris 505

  • 8 months ago

mereka rampok elite

  • Andrie Atmadja

  • 8 months ago

Hahahaha...

  • 6

  • 1

  • 0

  • AlmiraNadila

  • 8 months ago

wah mereka harus di hormati, cuma beberapa ajj sie yg terlihat tak layak 🙊 😂..

  • Linggar Dedik

  • 8 months ago

Bubarkan saja dpr itu ga ada faedahnya.... Malah sekarang bikin aturan yg menandakan mereka kumpulan orang2 ga bisa dikritik..

  • 6

  • 1

  • 0

  • Biyanto Yanto

  • 8 months ago

[face=Sedih]

  • Jatim Roestjahjono

  • 8 months ago

itu kan UU buat DPR ....... gk ngaruh buat yang bukan DPR ....... anggota dpr supaya belajar tentang azas2 dalam ilmu hukum pidana.......biar gk songong.....

  • 5

  • 1

  • 0

  • Arybintang samudra

  • 8 months ago

Betul..., semua itu ada aturan main nya.

  • tan triono

  • 8 months ago

😄😄😄 Ha... ha... dasar para wakil rakyat yang mengaku orang terhormat tetapi kelakuannya tidak terhormat sengaja merancang undang undang ini agar mereka bebas melakukan apa saja tanpa boleh dikritik oleh rakyat yang telah memberi mandat untuk mereka.

  • 7

  • 0

  • 0

  • Aryo

  • 8 months ago

ya sudahlah...

  • 6

  • 0

  • 0

  • kedo wek

  • 8 months ago

bukankah yg merendahkan itu kelakuan dari sebagian anggota DPR sendri yg tlh terbukti korupsi...anggota DPR sndri yg tidur saat sidang..

  • 6

  • 0

  • 0

  • Randy Arya

  • 7 months ago

Demokrasi Terpimpin..

  • 6

  • 0

  • 0

  • Hendri Key

  • 8 months ago

DPR upaya melindungin/membentengin agar masyarkat/publik tidak tau kejelekan merka..biar g kebobolan lg ktauhan koropsi..hehe

  • 6

  • 0

  • 0

  • Indra Dahk

  • 8 months ago

kalo DPR gak boleh di kritik malah dia nanti seenak dia dong mau apa ajah.. apes deh nasib bangsa ini.. kemarin presiden nya yg gak boleh di ktitik. skarang wakil rakyatnya yg gak boleh di kritik.. gak ingat kali yahhh.. emang situ di pilih sama jin buat duduk di kursi kekuasaan???

  • 3

  • 1

  • 0

  • Pɑundrɑ

  • 8 months ago

dikritik aja udah seenaknya sndiri, gimana kalo gak boleh dikritik.

  • stefan

  • 8 months ago

wah berdasarkan Pasal 122 huruf f ini apakah mugkin KPK bisa dikenakan tidakan hukum karena merendahkan kehormatan anggota DPR dg cara memeriksa da menahan anggota DPR yg korupsi?

  • 5

  • 0

  • 0

  • THORIQ BUDI UTOMO

  • 8 months ago

klo mengkritik gak boleh, ya udah saya ketawain aja 😄😄😄😄😄😄

  • 5

  • 0

  • 0

  • wong ndeso

  • 8 months ago

yg ada bukan power demokrasi di tangan rakyat, demokrasi di negara ini sedang di awal kehancuran krn rakyat tidak berdaya apa-apa melihat semua ini, secara lembaga negara kelihatan keren ada eksekutif, legislatif, yudikatif tapi itu aja tdk serta mencerminkan demokrasi berjalan sebagaimana mestinya

  • 3

  • 1

  • 0

  • Biyanto Yanto

  • 8 months ago

Gak atek milih

  • Fajar W

  • 8 months ago

Menuju Tyrani

  • 2

  • 1

  • 0

  • Wisnu Agung

  • 8 months ago

sprt mau menuju kesannya

  • risberarazak

  • 8 months ago

Hematnya ya tdk perlu ada Dewan karena ; 1. Negara sudah punya alat kelengkapan struktur lembaga perencanaan dan penganggaran seperti Bappenas atau sebutan lain nya 2. Negara punya jg institusi atau lembaga pengawas ( banyak x ) 3. Dari segi pengeluaran negara atau biaya jauh lebih hemat

  • 4

  • 0

  • 0

  • IDTrinoto

  • 8 months ago

saran gila nih: buat aja UU ttg anggota dewan yg terhormat itu seumur hidup, biar puas sekalian makan uang rakyatnya.

  • 4

  • 0

  • 0

  • Dimastya

  • 8 months ago

asalkan pro kpd rakyat sih gamasalah, masalanye berpihak kagak sm rakyat kecil????

  • 4

  • 0

  • 0

  • Sidiq C Dexs

  • 8 months ago

apakah tidak menjadi tameng ?

  • 4

  • 0

  • 0

  • Kaka S

  • 8 months ago

Ya mgkin yg sling mrendhkan itu yg dimaksud adalh untuk para sesama anggota dewannya x. Biar gak sling jatuhin satu sama lain. Klau buat masyarakat mungkin bleh2 saja asal disampaikan secara santun.

  • 4

  • 0

  • 0

  • Ferbyan Tama

  • 8 months ago

Ya ya ya

  • 3

  • 0

  • 0

  • Noor Dengkol

  • 8 months ago

buat presiden ada gak pasal yg sama yg ini.. biar anggotanya kena batu sendiri

  • 3

  • 0

  • 0

  • Djoko Sudradjat

  • 8 months ago

DPR, punya siapa?

  • 3

  • 0

  • 0

  • Daryono Wong Bms

  • 8 months ago

Dpr menganggep diri nya makluk plg sempurna..

  • 3

  • 0

  • 0

  • Rofik Abdullah

  • 8 months ago

mending bubarin aja DPR...muak aku lihatnya..

  • 2

  • 0

  • 0

  • Rudy Susanto

  • 8 months ago

menyedihkan.merupakan suatu kemunduran besar utk demokrasi di indonesia.

  • 2

  • 0

  • 0

  • Fransiskus Deni

  • 8 months ago

Dibawa ketangan rakyat

  • 2

  • 0

  • 0

  • Betty Susianti

  • 8 months ago

ngak boleh kritik anggota DPR? sedangkan anggota DPR sendiri memberikan contoh yg tdk baik..korupsi, kerja malas2 , gajih utuh..fasilitasnya enak tapi ga pernah merasa puas dng yg mereka miliki..enak banget..dampaknya rakyat semakin susah..apa2 dipajakin..

  • 2

  • 0

  • 0

  • Randy Hertaman

  • 8 months ago

Selama Pendidikan di Indonesia blm baik, ntah itu pendidikan formal, agama, moral dll, selama itu jg Masyarakat Indonesia blm siap dgn yg namanya Demokrasi.. System Demokrasi Indonesia saat ini lebih tepat disebut dgn Demokrasi Otoriter atau mungkin Demokrasi Kapitalis Hanya org yg berkuasa & berduitlah yg menikmati manis-nya demokrasi..

  • 2

  • 0

  • 0

  • Marco Nanank

  • 8 months ago

🙉🙉😍

  • 2

  • 0

  • 0

  • Jay Yadi

  • 8 months ago

Tiada guna.

  • 2

  • 0

  • 0

  • firman cupliz

  • 8 months ago

hhaancurr..

  • 2

  • 0

  • 0

  • Koko Acoy

  • 7 months ago

solusi pasutri gairah para pasangan yg sangat bagus end berkesan yuk cek link ini....√ http://mainancina.com

  • 2

  • 0

  • 0

  • Pay

  • 7 months ago

demokrasi tapi implementasikan bukan demokrasi

  • 2

  • 0

  • 0

  • Pay

  • 7 months ago

demokrasi kebebasan kan jadi kalau kritik..bukn kh seseorang akn teliti dlm brbuat

  • 2

  • 0

  • 0

  • Iqbal Razzaq

  • 8 months ago

muak aq sbenary kalo dengar kata DPR dari dulu ribut terus Kya calo tiket bus..

  • 2

  • 0

  • 0

  • Nabihan Al

  • 7 months ago

berkomentar lah dengan bijak

  • 1

  • 0

  • 0