Home

CAPING

Berani Komen itu Keren!

Pasang

BPJS Kesehatan vs. Asuransi Swasta, Mana yang Lebih Baik?

Caping Editorial | 1 week ago

Kebutuhan akan kesehatan tak bisa dianggap remeh. Apalagi biaya berobat hingga menjalani perawatan tidak mudah. Oleh karena itu, asuransi menjadi komoditi penting bagi masyarakat, termasuk di Indonesia. 

Asuransi pun baru bisa dirasakan manfaatnya jika sudah mendaftarkan diri dan membayar premi. Namun, kita perlu mengetahui perbedaan kebijakan dan keuntungan yang ditawarkan tiap-tiap asuransi untuk mendapatkan yang terbaik. 

BPJS Kesehatan pun merupakan salah satu jenis asuransi kesehatan. Bedanya, asuransi yang satu ini dikeluarkan dan dikelola oleh pemerintah, bukan pihak swasta.

Sadar bahwa kesehatan adalah salah satu kebutuhan pokok, pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Biaya premi atau iurannya pun sangat terjangkau. Bahkan, bagi para warga tidak mampu, pemerintah menerapkan PBI (Penerima Bantuan Iuran), yaitu jaminan kesehatan bagi fakir miskin. Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Meskipun biaya BPJS Kesehatan tergolong murah dan mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, masih ada sebagian masyarakat yang lebih memilih menggunakan asuransi swasta. Memangnya apa perbedaan antara keduanya?

Untuk membuat pilihan yang baik, sebaiknya kita pahami dan kaji dengan saksama mengenai perbedaan BPJS Kesehatan dan asuransi swasta. Setelah kita memahami keduanya secara mendalam, maka kita bisa membuat pilihan yang terbaik.

BPJS Kesehatan

Keunggulan:

1.       Tidak perlu pengecekan medis di awal keanggotaan.

2.       Iuran premi yang relatif murah.

3.       Manfaat tanggungan premi yang relatif luas.

4.       Tidak ada batasan plafon asuransi.

5.       Semua tagihan RS akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan asalkan kita mengikuti prosedur dan standar kelas yang telah ditentukan oleh pihak BPJS Kesehatan.

Kelemahan:

1.       Proses pengurusan cenderung lambat dan berbelit-belit sehingga tidak nyaman.

2.       Antrean pengguna BPJS Kesehatan sangat panjang.

3.       Pilihan rumah sakit terbatas dan biasanya dibatasi di dalam negeri.

4.       Kapasitas rumah sakit untuk pasien BPJS cenderung terbatas.

5.       Rumah sakit terkadang tidak mau menerima pasien BPJS jika kapasitas ruangannya sedang penuh.

Asuransi Swasta

Keunggulan:

1. Kecepatan dan kemudahan dalam proses pengurusan atau klaim.

2. Fleksibilitas dalam pemilihan rumah sakit, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

3. Kapasitas rumah sakit untuk pasien tidak terbatas.

4. Rumah sakit cenderung lebih terbuka menyambut pasien asuransi swasta dibandingkan pasien dengan BPJS.

Kelemahan:

1. Memerlukan pengecekan medis yang sangat ketat di awal sehingga yang dianggap tidak layak, iuran preminya cenderung mahal atau malah pengajuannya ditolak.

2. Manfaat tanggungan premi yang cenderung terbatas (tidak memfasilitasi perawatan kehamilan, rawat jalan, perawatan gigi, dan perawatan optik).

3. Ada batasan plafon asuransi yang menyebabkan tidak semua tagihan bisa dibayarkan, khususnya jika biaya pengobatan mahal. Hal ini sangat memberatkan karena kita justru menggunakan proteksi untuk biaya pengobatan yang mahal.

Pilih Sesuai Prioritas


Setelah melihat kelebihan serta kelemahan dua tipe asuransi kesehatan tersebut, tentunya kita dapat lebih memahami pilihan yang layak dan bijak untuk tiap-tiap orang. Oleh karena itu, kita bisa menyusun skala prioritas. Jika kita punya budget lebih, pilihan terbaik adalah mengambil BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan terbaik dari pihak swasta. Jika tidak pun, kita bisa memiliki BPJS yang sifatnya lebih meringankan kantong.

Hadirnya dua jenis asuransi kesehatan tersebut membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki asuransi dan bisa memilih manfaat yang diharapkan melalui BPJS Kesehatan atau asuransi swasta.

Kalau kamu bagaimana, Capingers? Masih menggunakan asuransi swasta atau sudah sepenuhnya memakai BPJS Kesehatan saja?

 

Penulis: Faizal Reza

  • 3

  • 0

Rekomendasi Artikel

7 Pantai Berwarna Pink di Dunia

Terselubung

8

Anak SMP Ini Nekat Nembak Gurunya yang Cantik, dan Inilah yang Terjadi

MrSeru

14

7 Model Ini Membuktikan Kalau Kekurangan Adalah Kelebihan yang Harus Disyukuri!

Selipan

6

Coba Lihat Telapak Tanganmu! Kalau Ada Garis Ini, Masa Depanmu Dijamin Cerah

Inovasee

Potret 12 Toilet dari Seluruh Penjuru Dunia Ini Bikin Kamu Sadar Tentang Arti Bersyukur

Idntimes

3

Top Comment

  • Ariyani Mirna

  • 1 week ago

11

0

aku sih BPJS aja....

  • R Orhad S

  • 1 week ago

sama,sy juga? bpjs lebih terkordinir

view more >>

Latest Comments

  • LeoGinting

  • 5 days ago

1

0

Kadang pake bpjs jg diminta tambahan biaya. Seperti, obat yg tidak ter-cover lah, dll. Tp apakah ini sdh ada mekanismeny atau akal2an saja. Saya tdk tau..

  • Edi Tob

  • 1 week ago

2

0

ya tergantung duitnya lah. kan sangat jauh perbedaannya. yg punya duit banyak mana ada yg mau pake bpjs, pasti gengsi. mereka akan memiih asuransi yg ternama dan pasti iurannya jauh dari bpjs. initinya adalah keduanya tergantung kemampuan finanasial masing2 orang.

  • Husna Hamsoen

  • 1 week ago

6

0

BPJS mmg amat sangat meringankan, hanya sj seringkali pasiennya lambat di prosesnya,,,

  • Wirawan Adiipatii

  • 1 week ago

3

0

insomia

  • tan triono

  • 1 week ago

2

0

saya memakai BPJS kesehatan

view more >>

Tulis komentar...