Home

CAPING

Berani Komen itu Keren!

Pasang

Pembunuh Pasutri di Benhil Terancam Hukuman Mati

Kompas | 1 week ago

Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017)

KOMPAS.com/Iqbal Fahmi

Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017)


JAKARTA, KOMPAS.com -
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan pembunuh Husni Zarkasih dan istrinya, Zakiah Husni, terancam hukuman mati.

Sebab, para pelaku sudah merencanakan aksi perampokan yang disertai pembunuhan tersebut.

Adapun tiga pelaku yang telah ditangkap adalah Ahmad Zulkifli, Engkos Koswara, dan Sutarto. Zulkifli tewas ditembak polisi lantaran melawan saat ditangkap.

"Kami kenakan pasal 340 KUHP dan 365 KUHP, yakni pembunuhan berencana dan perampokan," ujar Nico, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/9/2017).

(baca: Pembunuh Pasutri di Benhil Ditangkap Saat Karaoke Bersama 3 Pemandu)

Nico menjelaskan, aksi tidak terpuji itu diotaki Zulkifli yang merupakan mantan sopir korban. Zulkifli merencanakan aksi tersebut di kontrakannya di kawasan Tangerang bersama Engkos dan Sutarto pada Minggu (10/9/2017) sore.

"Mereka sudah menyiapkan dua sepeda motor kemudian lakban, tali, sarung tangan dan besi," ucap dia.

Seusai menyiapkan peralatan, para pelaku langsung mendatangi rumah korban di Jalan Pengairan, Benhil, Jakarta Pusat, sekitar pukul 18.00 WIB.

"Ketika itu istri korban membuka pintu langsung dianiaya hingga meninggal dunia. Mereka lantas menunggu sang suami yang selesai melaksanakan ibadah. Datang ke rumah sekitar 20 menit seketika itu juga dianiaya, dimungkinkan pada saat itu meninggal," kata Nico.

(baca: Motif Pembunuhan Pasutri di Benhil karena Sakit Hati dan Harta)

Usai membunuh korbannya, pelaku langsung menggasak barang berharga milik korban. Setelah itu, mereka memasukkan jasad korban ke dalam bagasi mobil Toyota Altis milik korban dan membuangnya ke Sungai Kalawing, Purbalingga, Jawa Tengah.

"Tersangka mengambil 15 jam tangan, ada emas, ada beberapa laptop serta beberapa rekening bank," kata Nico.

Pada Senin (11/9/2017), kedua korban ditemukan tewas mengambang di Sungai Klawing, Purbalingga. Saat ditemukan, jenazah kedua korban terbungkus bedcover.

Ketiga pelaku ditangkap di kawasan Grobogan, Jawa Tengah, saat sedang foya-foya. Motif perampokan disertai pembunuhan diduga karena sakit hati dan ingin menguasai harta korban.

Kompas TV

Ada Kejanggalan di Kasus Kematian Pasangan Suami Istri

Lihat Sumber

  • 1

  • 0

Rekomendasi Artikel

Makanan-makanan Paling “Seram” yang Hanya Ada di Indonesia

Yukepo

22

Wah di Gresik Ada Bayi yang Lahir dengan Dua Kepala

Palingseru

13

Begini Jadinya Kalau 7 Judul Drama Korea Ini Dibuat Versi Indonesia. Sumpah, Kocak dan Unik Abis!

Hipwee

3

Penting! Jenis-jenis Gangguan Mental Ini Wajib Kamu Ketahui Biar Gak Salah Kaprah!

Yukepo

9

Heboh Surat Izin Amel, Inikah Guru Cantik yang Dikirim Surat Puitis oleh Ayah Amel?

Jadiberita

3

Top Comment

  • Tati Warni

  • 1 week ago

3

0

hukum seumur hidup biar kering dalam penjara

  • Janet

  • 1 week ago

jangan lah, keenakan dpt makanan. hukum mati aja biar sia2 hidupnya

view more >>

Latest Comments

  • Janet

  • 1 week ago

4

0

innalillahi.bagus deh kalo dihukum mati. emg pantes mereka dpt hukuman itu

  • Wisnu Agung

  • 1 week ago

setuju..

Tulis komentar...