Home

Seorang Guru Diamankan Usai Sebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos

Merdeka | 2 months ago

Rilis Penyebar Berita Hoaks 7 Kontainer. ©2019 Merdeka.com/Ronald


Merdeka.com - Jajaran Subdit 4 Cyber Crime Polda Metro Jaya berhasil amankan seorang guru yang melakukan penyebaran berita hoaks alias hoaks terkait adanya 7 kontainer yang berisikan surat suara tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelaku berinisial MIK (38).

BERITA TERKAIT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penangkapan terhadap pelaku kasus tindak pidana di bidang ITE yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) atau menyiarkan atau mengeluarkan pemberitahuan bohong.

"Inisial MIK berusia 38, yang bersangkutan seorang guru," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/1).

Dia mengungkapkan, pelaku ditangkap usai menulis di akun Twitter nya @chiecilihie80. Sehingga, polisi memiliki bukti untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus penyebaran hoaks tersebut.

"Polda Metro Jaya membuat laporan polisi tanggal 4 Januari melakukan penyelidikan memeriksa akhir ya menaikkan ke penyidikan. Dan akhirnya kita tangkap di rumahnya di Celegon pada 6 Januari pukul 22.30 WIB," ujarnya.

"Tulisan ada @dahnilanzar, 'Harap ditindaklanjuti, informasi berikut: di Tanjung Priok ada 7 kontainer berisi 80 juta surat suara yang sudah di coblos. Hayo Padi merapat pasti dari Tiongkok tuh'," sambung Argo membacakan tulisan pelaku.

Dalam tulisan itu, Argo menjelaskan, pelaku juga menyisipkan capture yang bertulisan 'Viralkan Info dari sumber yang dipercaya, posisi paslon nomor 1 unggul hanya tinggal di 4 propinsi Jateng, NTT, Bali dan Papua.

"Tersangka dikenakan Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45A ayat 2 Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik, dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda Paling banyak Rp 1 miliar, dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-undang RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana, dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 10 tahun," pungkasnya. [fik]

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Jangan Disepelekan, 5 Manfaat Kesehatan dari Daun Bawang

Akurat.co

10 Potret Keseruan Ria Ricis Main Bareng Ponakan

Akurat.co

7 Produk Fashion yang Kontroversial sehingga Harus Ditarik dari Peredaran

Yukepo

Sering Tersedia di Rumah, Siapa Sangka 5 Minuman Ini Bisa Menjadi Obat Batu Ginjal Alami

Intisari-online

Heboh Pria ini Tiba Tiba Berdiri Kaku Ketika Sedang Sholat Berjamaah. Ia Berdiri Sampai Satu Jam

palingseru.com

4

Latest Comments

  • hendro herli

  • 2 months ago

0

0

dbayar berapa ya keluarga nya mpe rela dkorbankan

  • Aditiya

  • 2 months ago

0

0

[face=Ketawa]

  • Plombir86

  • 2 months ago

0

0

kriminalisasi guru.. selamatkan guru dr provokator

  • namren

  • 2 months ago

0

0

[face=Ketawa]

  • Jakarta_No.1535265

  • 2 months ago

0

0

[face=Ketawa]

view more >>

Tulis komentar...