Home

Densus 88 Tangkap 2 Teman Teroris Sibolga, 10 Bom Pipa dan 300 Kg Bahan Peledak Disit

Merdeka | 1 week ago

teroris. ©2012 Merdeka.com


Merdeka.com - Densus 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara masing-masing berinisial AK alias Ameng alias Abu Halimah dan ZP alias Ogek Zul. Keduanya merupakan teman terduga teroris, Husain alias Abu Hamzah yang lebih dulu ditangkap di Sibolga.

BERITA TERKAIT

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan Ameng ditangkap di Jalan Kutilang, Kecamatan, Sibolga Selatan. Dia diketahui berperan sebagai penyandang dana dalam kelompok Sibolga.

"Dia penyandang dana untuk membeli berbagai kebutuhan untuk merakit bom, sebesar Rp 15 juta," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/3).

Dari tangan Ameng, ke polisian menyita barang bukti berupa satu buah rompi berisi 10 bom pipa dan satu kardus berisi bahan peledak yang masih diperiksa di laboratorium forensik.

Sementara Ogek yang ditangkap di Jalan Singsingmangaraja, Kota Sibolga, berperan aktif dalam merencanakan amaliah. Dia juga turut menyimpan bahan peledak.

Setidaknya, ada sekitar 300 kilogram bahan peledak yang diamankan polisi dari para terduga teroris itu. "Ini cukup besar," kata Dedi.

Tim Densus 88 terus mengembangkan penyelidikan terhadap kelompok Sibolga itu. Polisi curiga masih banyak rekan Abu Hamzah yang belum ditangkap mengingat jumlah barang bukti yang disita sangat banyak.

"Tentunya butuh anggaran yang cukup besar untuk bisa membeli bahan baku tersebut. Kita masih mendalami siapa yang berperan sebagai penyandang dana terhadap kelompok Sibolga ini," ucap Dedi memungkasi.

Sebelumnya, Husain alias Abu Hamzah diangkap Densus 88 Antiteror Polri di Sibolga pada Selasa 12 Maret 2019 sekitar pukul 14.23 WIB. Dalam operasi itu, sebuah bom meledak dari dalam rumah pelaku yang melukai petugas kepolisian dan warga setempat.

Saat itu, polisi baru bisa menangkap Husain. Sementara istri dan anaknya memilih bertahan di dalam rumah yang tersimpan banyak bom rakitan. Aparat terus melakukan negosiasi untuk membujuk istri dan anak Husain menyerahkan diri.

Namun negosiasi akhirnya gagal setelah istri Husain memilih meledakkan diri menggunakan bom rakitan dari dalam rumahnya pada Rabu sekitar pukul 2.00 WIB dini hari. Istri dan anak Husain tewas dalam peristiwa tersebut.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com [lia]

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Meski Dirawat Ini 5 Penyebab Kulit Wajahmu Selalu Tampak Kusam

Kabarmaya

BULE VS ORANG INDO

Qubicle.id

Gembok ini Dapat Dibuka Tanpa Kunci, Tapi...

Merahputih

9 Bukti Nyata Jepang Adalah Negara Unik & Istimewa. Setuju Gak?

Idntimes

1

5 Inspirasi Rupa Geometric Nail Art

Glitzmedia

Latest Comments

  • Naina Anggraini

  • 1 week ago

0

0

hmmm

  • kurnia sulaiman

  • 1 week ago

0

0

[face=Halo!]

  • Ziss Incre

  • 1 week ago

0

0

akmj

  • KRZ TM

  • 1 week ago

0

0

[face=Netral]

  • Farel Bima

  • 1 week ago

0

0

paten

view more >>

Tulis komentar...