Home

Ingin Bebas dan Tanpa Stres, Sarjana ini Hidup Sebagai Tunawisma

Rakyatku | 1 month ago

YouTube

RAKYATKU.COM - Sebagian besar orang menjadi tunawisma karena memang tidak mampu. Tapi bagi Simon Lee, itu adalah pilihan hidupnya.

Pria asal Hong Kong berusia 52 tahun itu telah tidur nyenyak di jalanan selama tujuh tahun terakhir. Dia memilih hidup seperti itu setelah melepaskan harta dan pekerjaannya, untuk menikmati kebebasan dan tanpa stres.

Simon Lee lulus dari universitas dengan gelar kimia, dan memiliki pekerjaan kantor yang mantap sampai tahun 1997.

Tetapi suatu hari dia memutuskan bahwa dia tidak membutuhkan tekanan pekerjaan kerah putih, jadi dia berhenti dan pindah ke Macau.

Dia awalnya mencari nafkah dengan membimbing anak-anak selama beberapa tahun, tetapi pada tahun 2004, dia pindah lagi, kali ini ke Zhuhai. Dua tahun kemudian dia kembali lagi ke Makau.

Karena sudah tidak memiliki pekerjaan, Simon bertahan hidup dari penjudi kaya di Kasino yang senang membagikan kemenangannya.

Sedihnya, kehidupannya sebagai tunawisma di Makau berakhir pada tahun 2010, ketika pihak berwenang di sana mendeportasinya ke negara asalnya, Hong Kong.

Tapi ia terus hidup di jalanan di Hong Kong, dengan memakan makanan sisa dari McDonald's lokal dan kuil Sikh.

Ini bukan gaya hidup yang ideal bagi kebanyakan orang, tetapi dia menikmatinya.

Baca Juga

Loading...

“Bagi saya, itu membebaskan. Saya tidak membayar sewa, saya tidak perlu membeli rumah, saya bisa tidur di mana saja. Tidur di jalanan memecahkan banyak masalah saya,” kata Simon Lee kepada South China Morning Post.

Sebagian besar pakaian Simon disumbangkan oleh pekerja sosial Hong Kong atau diambil dari jalanan, dan ia tidak menerima sumbangan dari pemerintah.

“Hong Kong memiliki begitu banyak orang kaya dan begitu banyak orang yang boros. Selalu ada sesuatu yang bisa saya gunakan yang dibuang orang lain,” kata Lee.

Salah satu hiburan favorit tunawisma sukarela ini adalah blogging. Setiap hari dia pergi ke Perpustakaan Pusat di Causeway Bay, di mana dia memiliki akses internet gratis dan menulis tentang pengalamannya sebagai orang gelandangan.

Meskipun dia tidak sepopuler dan glamor seperti blogger lain, dia saat ini memiliki lebih dari 6.000 pengikut.

“Jika Anda ingin bahagia, alih-alih menjadi seperti manusia dan membawa beban kesombongan dan martabat, jadilah seperti binatang,” katanya.

Lalu bagaimana dengan hubungan sosialnya? Rupanya Simon berkencan dengan seseorang selama tiga tahun ketika dia berada di Makau. Tapi dia kini telah melajang.

Dia juga telah memutuskan hubungan dengan orang tua dan tiga saudara lelakinya tahun lalu, karena berbeda pandangan.

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Sampai Ngajak Kakak, Driver Ojek Ngarep Bisa Bawa Pulang Mini Cooper

Otomania

4

Di Lingkungan Kerja, Ini 5 Efek Negatif Terlalu Dekat Sama Bos

Duitpintar

Jika Film Paranormal Activity dan Annabelle Digabung, Jadinya Kayak Dialami Gadis Cilik Ini, Seram!

Hipwee

2

Laki-Laki yang Seperti Ini Sexy di Mata Perempuan. Setuju Nggak?

Trivia.id

2

Percepat 10 Bali Baru, Kemenpar Luncurkan Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017

Sultrakini

Latest Comments

  • Rofiq Maulana

  • 1 month ago

8

14

[face=Ketawa]

  • pantang patah joran

  • 1 month ago

29

50

Saking pinternya bikin orang ga jelas

Tulis komentar...