Home

Muslimah di AS Kini Takut Pakai Jilbab, Sebegitu Horornya kah Trump Jadi Presiden?

Caping Editorial | 2 years ago

Semenjak kemenangan Donald Trump menjadi presiden AS, warga muslim  di Negeri Paman Sam mulai merasa waswas. Kekhwatiran tersebut dapat terlihat jelas dari para muslimah di sana. Kabarnya, wanita muslim di AS menjadi takut mengenakan hijab setelah Trump naik jadi presiden.

Menanggapi kemenangan Trump dalam pemilu, wanita muslim di AS langsung ramai berkicau di media sosial. Mayoritas menyatakan kegundahannya di Twitter.  Misalnya saja apa yang diungkapkan seorang muslimah bernama Blair Imani berikut ini:

Dalam kicauannya tanggal 9 November 2016 lalu, ia menyampaikan kalau inilah hari terakhirnya menggunakan hijab. Sebagai muslimah AS, ia merasa tak aman menggunakan hijab di negerinya sendiri.

Selain Blair, masih banyak muslimah AS lain yang menyatakan ketakutannya mengenakan hijab di tempat umum. Salah satu yang viral adalah cuitan dari akun @harryonmen berikut ini:

Yang membuat viral adalah karena muslimah itu disarankan untuk tidak mengenakan hijab oleh ibunya sendiri yang notabene adalah wanita paling religius di keluarganya. Sebagai penggantinya, lantas beberapa wanita muslim di AS mengaku akan memakai topi ketimbang harus memakai jilbab.

Seperti apa yang dilakukan Howida Tarabzooni berikut ini:

Dengan alasan takut kepada para pendukung Trump, mahasiswi asal Institut Teknologi New York itu memutuskan mengganti jilbabnya dengan topi. Penampilannya pun lantas berubah menjadi seperti ini:

"Ini memang tidak benar. Anggap saja rasanya seperti menggunakan celana jins selama keadaan darurat ketika pakaian Anda yang lain sedang dicuci," begitu kata perempuan berusia 18 tahun tahun tersebut.

Kekhawatiran para muslimah di AS tadi memang bukan tanpa alasan. Dalam salah satu kampanyenya,  Trump pernah menggegerkan dunia dengan pernyataannya. Tepatnya Desember 2015 lalu, ia menyerukan ke seluruh dunia jika ia menjadi presiden maka muslim dilarang masuk ke Amerika Serikat. Dari situ, Trump disinyalir sebagai tokoh yang anti-islam, menganut islamophobia atau fobia terhadap muslim.

Menanggapi hal di atas, izinkah Caping memberikan sedikit pendapat di sini. Menurut Caping, ketakutan para muslimah AS memang dapat dimaklumi. Siapa yang tidak takut kalau tiba-tiba diserang orang tak dikenal gara-gara jilbab? Perlu dicatat, muslim di Amerika adalah kaum minoritas. Meski Islam sudah berkembang cukup pesat di AS, mereka tetap kaum minoritas di negerinya sendiri. Jadi wajar saja kalau mereka takut.

Namun pertanyaanya adalah, apakah mereka (muslimah AS) rela menggadaikan perintah Tuhannya yang menyuruh mengenakan hijab? Sungguh disayangkan jika mereka lebih takut pada penguasa ketimbang takut pada Tuhannya. Untuk itu, alangkah baiknya jika muslimah AS tidak takut berlebihan dan tetap mengenakan hijabnya sesuai syariat Islam.  Lagipula, tak sedikit muslimah AS yang menunjukkan ketegarannya dalam berhijab meski Trump menjadi presiden di AS.

Misalnya saja cuitan Mahwish J. berikut ini

Menurutnya, muslimah AS tak perlu takut untuk tetap menggunakan hijab. Masukan ini pun lantas didukung oleh netizen lainnya untuk saling memotivasi.

"Jangan takut untuk mengenakan hijab, Saudaraku. Semoga Allah melindugimu dan seluruh warga Amerika," tulis salah satu netizen. Sebagai solusinya, para muslimah di AS mungkin dapat mendengarkan masukan dari seorang netizen ini:

"Kalau kamu merasa tidak aman memakai hijab di daerahmu, jangan berpergian sendirian. Mintalah sauadara atau temanmu untuk mendampingi," tulis akun @narjisfn.

Sebagai informasi, muslimah AS sepertinya tak perlu takut berlebihan pada Donald Trump, karena presiden ke-45 Amerika Serikat itu telah mencabut statement-nya tentang larangan muslim masuk AS.

Semoga ini bisa menjadi sinyalemen positif bagi para muslim di AS. Gimana menurutmu?


Penulis: Sendy Yustian Dani

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Yuk, Meriahkan Malam Tahun Baru di BigBang Jakarta 2017

Moneter

Curhatan Petugas Medis Tentang Aksi Ngamuk dan Tendang Kursi Zumi Zola

Kotaknews

17

10 Makanan Ini Tidak Boleh Dipanaskan Lebih dari Sekali, Bisa Picu Keracunan hingga Kanker

Tribunnews

5 Alasan Yang Menyebabkan Orang Jepang Terbelenggu Pekerjaan

Kumparan

BPN Kritik Keras Wacana Wiranto Tutup Media Sosial

Tirto.id

1

Top Comment

  • Robin Orchad

  • 1 year ago

4

1

lapor ke komnas ham lah neng,biar trump di eksekusi ke lobang buaya

  • Anas Rullah Anas

  • 1 year ago

betul...

view more >>

  • syahla

  • 2 years ago

3

1

kasihan bgt saudaraku umat islam yg ada d sana...mudah"an ada solusiny biar ttap bisa mengunakan hijab...ykinlah bahwa allah ada bersama kita

  • sheli

  • 1 year ago

bener nih harus tetep yakin yah

view more >>

  • sharif valey

  • 1 year ago

2

1

gokil ini presiden..lagian emang BUMI ini punya dia doang apa hehehee.... paranoid itu presiden kasian sampe segitu nya... mudah2an dapet TAUFIK DAN HIDAYAH itu presiden...amin..

  • ivanstar

  • 1 year ago

aamiin

view more >>

  • shierins

  • 2 years ago

1

1

aduh kasian juga yah orang2 d sana jadinya

  • sheli

  • 1 year ago

iya nih sekilas emang kasian bgt

view more >>

Latest Comments

  • dyah

  • yesterday

8

14

[face=Marah]

  • j3gtzt invite ya tq

  • 4 weeks ago

29

50

Siapa yg gak marah besar atas peristiwa 11 September 2001 menara kembar runtuh oleh teroris. Wajar saja Trump spt itu, bgmn klo rmh kalian di bom ? Hargai iru. Qta yg kt nya Bhinneka Tunggal Ika tapi gak bisa jaga, cuma teori, ini malah ngurus i urusan negara lain, introspeksi diri dulu lah.

  • Agem Gabriel

  • 5 months ago

8

14

dasar donald bebek..

  • Armando Hutagalung

  • 5 months ago

8

14

namanya jga donald duck si anti islam otaknya sakit, tapi si tukang nyinyir fadli zonk bisa foto bareng dengan donald duck ya?? dsr emang manusia munafik

  • ahmad akareem97

  • 5 months ago

28

49

kiamat dudah dekat

view more >>

Tulis komentar...