Home

Tanpa Pejantan, Hiu Ini Mampu Lahirkan Anak

Kompas | 2 years ago

KOMPAS.com - Kebanyakan hewan takkan punya keturunan tanpa ada lawan jenis yang membuahi sel kelaminnya. Tapi, hiu zebra (Stegostoma fasciatum) ternyata bisa.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Scientific Report minggu ini menguak, betina hiu zebra tetap dapat beranak meski pejantan tak ada.

Menurut ilmuwan, perilaku tersebut dikembangkan oleh hiu zebra guna mendukung kelangsungan hidup serta evolusi spesiesnya.

Christin Dudgeon dari University of Queensland mendokumentasikan perilaku unik itu saat mempelajari hiu zebra betina bernama Leonie.

Leonie ditangkap pada tahun 1999 dan diperkenalkan pada pejantan di Reef HQ Aquarium, Queensland agar bisa mendukung program penambahan populasi hiu zebra.

Tahun 2008, Leonie sempat kawin beberapa kali dengan pejantan dan menghasilkan keturunan. Salah satu anaknya bernama Lolly.

Tahun 2012, Leonie lalu dipisahkan dari pejantan karena peninjauan ulang program reproduksi hiu zebra. Ia lalu tinggal dengan Lolly dalam satu tangki yang sama.

Tahun 2015, Leoni dan Lolly rupanya bertelur dan menghasilkan keturunan. Leonie punya anak lagi yang bernama Cleo dan Lolly punya anak bernama Kitkat.

Yang mengejutkan, saat dilakukan analisis genetik, anak Leonie dan Lolly ternyata homozigot. Itu tanda kedua anak lahir dari pembuahan aseksual atau partenogenesis.

Dudgeon mengatakan, bagi betina seperti Lolly yang belum pernah bertemu pejantan, pembuahan aseksual biasa. Namun, bagi Leonie yang pernah kawin, partenogenesis belum pernah ditemui.

Diberitakan The Guardian, Selasa (17/1/2017), Dudgeon belum mengetahui pasti sebab perubahan perilaku Leonie. Namun, ia menduga itu adalah respon pada kelangkaan pasangan dan upaya untuk subur lebih lama.

Dudgeon mengungkapkan, timnya akan memantau Cleo dan Kitkat hingga umur 7 tahun (saat hiu zebra matang secara seksual) untuk mengetahui kemampuannya bereproduksi secara aseksual.

Fakta hiu zebra yang seolah mengagumkan itu sebenarnya kabar buruk. Anak hasil partenogenesis memiliki keragaman genetik lebih rendah sehingga cenderung kurang adaptif.

"Ini adalah bentuk ekstrem dari perkawinan sedarah, Dalam jangka panjang bukanlah hal yang baik," kata Dudgeon.

Dengan status terancam, kemampuan hiu zebra bereproduksi aseksual tak bisa jadi harapan konservasi. Ia berharap lebih banyak pihak menaruh perhatian pada spesies itu.




Lihat Sumber

  • 1

  • 1


Rekomendasi Artikel

Low Budget, 6 Surga Tersembunyi di Indonesia yang Cocok Jadi Lokasi Berbulan Madu

Beautynesia

Tidak Pernah ke Indonesia, Namun Bocah Afrika Ini Fasih Berbahasa Indonesia, Ternyata Dari Sini Dia Mempelajarinya

Intisari-online

4

Kota yang Tenggelam dalam Darah: Kuburan Massal Rusia Berusia 800 Tahun Ini Ada yang Simpan 15 Mayat dalam Satu Lubang dan Menewaskan 300 Orang

Intisari-online

6

Tes Kepribadian: Siapa yang Akan Mati jika E Mendorong Batu di Depannya?

Tribunnews

Dear Cewek, Inilah Daftar Kesalahan Remeh tapi Bikin Cowok Gagal Menyeriusi

Hipwee

1

Latest Comments

  • sheli

  • 2 years ago

36

63

wah baru tau nih bisa kayak gituuuu

  • yunalesca

  • 2 years ago

4

7

wah mantap nih hebat bener

  • sheli

  • 2 years ago

iya nih hebat yah

Tulis komentar...