Home

Ichijama, Sebuah Kutukan Khas Dari Okinawa

Akibanation | 2 years ago

Jika kutukan Ushi no Koku Mairi memang sudah terkenal seantero Jepang, maka Okinawa memiliki kutukan ciri khasnya sendiri, yaitu Ichijama.

“Aduh kok gue sampe sekarang masih jomblo ya? Kayaknya gue kena kutuk nih.” Kata “kutukan” atau sekedar “kutuk” sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga Akiba – chan dan Akiba – kei. Kata ini sering dipakai dari hanya untuk sekedar candaan atau bentuk keluhan sampai sumpah serapah.

“Gue kutuk lu jadi belok!”

“Dih kok kayaknya hari ini sial banget sih, kena kutuk apa ya?”

Padahal, kutukan yang “asli” sebenarnya masih cukup eksis di peradaban. Kalau di Indonesia, ada yang namanya santet, tenung, teluh, dan semacamnya. Jepang pun tidak ketinggalan dengan tren “Kutuk – Mengutuk”.

Kutukan ini memiliki kesamaan dan perbedaan dengan Ushi no Koku Mairi. Persamaannya, mereka sama – sama memakai boneka sebagai media untuk membuat kutukan ini terjadi. Perbedaannya, jika Ushi no Koku Mairi bisa dilakukan siapa saja asalkan ada alat dan bahan, maka Ichijama bersifat diturunkan.

Ushi no Koku Mairi

Kalimat “Hati – hati dengan perempuan cantik.” mungkin cocok untuk dikatakan kepada penerus Ichijama. Kutukan jenis ini bersifat turun – temurun dan diturunkan dari ibu ke anak perempuannya. Masalahnya, perempuan dari penerus ini biasanya memiliki tubuh yang menarik, wajah yang cantik, dan mata yang tajam nan memikat.

Walaupun tidak semua penerusnya memanfaatkan kemampuan untuk melakukan kutukan tersebut, tetapi penduduk setempat sudah terlanjur “takut” untuk mendapat mantu dari keluarga yang bisa menggunakan sihir hitam tersebut. Mereka biasanya menghindari menikah dengan salah satu keturunannya, tetapi hal ini sulit dilakukan karena mereka sulit dibedakan dengan keluarga lainnya. Ya masa semua perempuan cantik di sana bisa make sihir semua. Lagipula, keluarga pengguna Ichijama biasanya sangat ahli dalam menyembunyikan rahasia keluarga yang satu itu.

Kutukan ini sebenarnya cukup unik, karena bukan hanya orang yang bisa kena kutuk, tetapi hewan ternak dan segala macam makhluk hidup lainnya termasuk tanaman juga bisa dikutuk pake ini. Kutukan ini berbentuk ruh si pengucap aji – ajian yang meninggalkan tubuhnya untuk menghantui korbannya.

Ichijama

Untuk melakukan ritual kutukan ini, dibutuhkan sebuah boneka khusus yang bernama Ichijama Butokii. Boneka itu nanti akan direbus di dalam kuali yang berisikan nama anggota tubuh yang ingin dikutuk. Setelah direbus dan diucapkan mantra sesuai dengan aturan, ruh yang berbentuk sama persis dengan sang pelaku akan muncul. Ia kemudian akan pergi ke tempat si korban dengan bawa hadiah. Biasanya sih, buah – buahan atau makanan lainnya.

 

Nah setelah si korban makan hadiah dari ruh tersebut, ia akan mulai merasakan sakit yang mana dokter juga gak bisa nebak itu sakit apa. Kalau tidak ditangani, korban bisa kehilangan nyawa.

Cara menangani kutukan ini adalah dengan balas mengutuk yang dilakukan oleh Yuta. Sang Yuta akan mengikat kedua jempol si korban lalu memukul – mukulnya dengan kuku sambil menyebutkan apa – apa saja keburukan si korban. Nanti Ichijama akan keluar sendiri dari tubuh korban. Kalau sudah keluar, maka selesailah kutukan itu.

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

4 Bagian Tubuh Wanita yang Disukai oleh Para Pria

Vebma

Pekan Depan, Bekas Kasus Bahar Smith Dilimpahkan ke Kejaksaan

Akurat.co

Jangan Jadi Bucin! Berikut 5 Sisi Negatif yang Akan Kamu Sesali

Idntimes

Apa Bahayanya Jika WNI Eks Simpatisan ISIS Balik ke Indonesia?

Tirto.id

Fotrografer ini Terkejut Tak Sengaja Jepret Penampakan Aneh di Atas Langit. Diduga itu Malaikat?

Palingseru

4

Latest Comments

  • kellywijaya

  • 2 years ago

32

56

serem dah ini sama beginian

  • sheli

  • 2 years ago

8

14

ngeri dah kayak gini

  • kellywijaya

  • 2 years ago

serem nih yah emang

  • Kareninazz

  • 2 years ago

20

35

Itu beneran kejadian emangnya?

  • sheli

  • 2 years ago

wah serem dah yah

view more >>

  • bellas

  • 2 years ago

0

0

semacam santet kita yah

  • sheli

  • 2 years ago

nah bener nih kaya santet

view more >>

Tulis komentar...