Home

Ingin Aman Saat Belanja di Harbolnas? Begini Caranya

Metrotvnews | 1 year ago

Jakarta: Bulan Desember kini tidak lagi identik hanya sebagai bulan penutup tahun ataupun bulan perayaan hari raya Natal bagi umat Kristiani. Sejak pertumbuhan e-commerce yang kian pesat, bulan Desember juga menjadi bulan perayaan untuk berbelanja secara online.

Ajang bertajuk Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas menawarkan berbagai aktivitas promosi seperti potongan harga dan tanpa biaya pengiriman. Namun ajang tersebut juga tidak terlepas dari tindakan negatif seperti penipuan, yang dilakukan penjual yang turut berpartisipasi.

Berikut sejumlah tips untuk dapat berbelanja online tanpa khawatir penipuan.

1. Perhatikan email penawaran
Sejumlah situs e-commerce memanfaatkan email untuk mengirimkan informasi terkait penawaran untuk ajang Harbolnas. Hal tersebut juga meyebabkan pejahat turut memanfaatkan email untuk menarik perhatian konsumen dengan informasi palsu.

Maka jika Anda menerima email berisi penawaran yang terlalu menggiurkan, jangan cepat percaya dan segera hapus atau keluar dari situs. Cara terbaik untuk menguji kebenaran informasi tersebut dengan mengunjungi situs atau katalog vendor/merek langsung.

Mengunjungi situs ditujukan untuk melihat harga asli dan pengumuman diskon. Namun, Anda tidak disarankan untuk langsung mengklik tautan yang ada dalam email karena Anda tidak tahu apakah itu berbahaya atau tidak.

2. Perhatikan jaringan internet
Saat mengunjungi situs e-commerve, Anda juga perlu memperhatikan jenis jaringan internet seperti Wi-Fi yang digunakan. Jika menggunakan jaringan internet publik, tidak disarankan untuk memasukan informasi terkait keuangan seperti nomor kartu kredit.

Selain itu, juga tidak disarankan untuk menggunakan kartu jenis debit untuk membeli barang secara online untuk menghindari terjadinya tindak kejahatan. Sistem pembayaran yang paling aman saat berbelanja secara online yaitu pembayaran tunai saat pengantaran atau Cash on Delivery (COD).

3. Berhati-hati dengan "Typosquatting'
Sejumlah pelaku tindak kejahatan secara online sering kali memanfaatkan popularitas situs e-commerce dan membuat situs serupa dengan mengganti satu atau dua huruf. Hal tersebut bertujuan menipu Anda demi melakukan pembelian dan menggali informasi pribadi Anda.

Karena, disarankan untuk memeriksa ejaan dan lebih teliti terhadap usaha penipuan ala typosquatting yang pernah terjadi via situs Twitter.

4. Perhatikan keamanan password
Buatlah password Anda berbeda dan susah ditebak. Masukkan angka, huruf besar, huruf kecil dan simbol pada password Anda, agar tidak bisa dijebol dengan mudah, namun tidak mudah Anda lupakan.

5. Ketik alamat tujuan asli jika ragu dengan alamat tautan di email
Sebelum mengklik apapun, gerakkan penunjuk ke atas tautan jika Anda sedang menggunakan komputer, atau tekan dan tahan ketika Anda menggunakan smartphone, dan Anda akan melihat alamat situs muncul.

Setelah itu, perhatikan dan pastikan bahwa itu adalah alamat tujuan yang resmi, dan benar. Perhatikan juga bahwa meski alamat situs tersebut memiliki tanda gembok yang menandakan jalur aman, atau dimulai dengan ‘https’, tidak berarti bahwa situs tersebut resmi.

Namun, jika Anda tidak yakin dengan tautan tersebut, segeralah hapus atau keluar dari situs itu.

Selamat mencoba!


(MMI)

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

3 Jenis Makanan yang Bisa Berubah Menjadi Racun saat Dimasak

DokterSehat

Empat Masjid Mempesona di Turki

Viva

10 Pesawat Buatan Indonesia yang Dilirik Banyak Negara

GoognewsfromIndonesia

19

Ini Lho Bahaya Pestisida Bagi Tubuh Kita!

DokterSehat

Tanda-tanda Orangtua Pacar Tak Suka dengan Kamu!

Bantennews

Tulis komentar...