Home

Banyak Duduk Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Faktanya!

Sumber | 1 year ago

Banyak Duduk Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Ilustrasi via billmashjr

 

Sumber.com – Terlalu banyak duduk dan kurang aktif bergerak, sudah lama dikaitkan dengan berbagai jenis masalah kesehatan dan penyakit. Dikutip dari buku karya Tim Naviri yang berjudul “Buku Pintar Kesehatan dan Kecantikan Payudara” terdapat beberapa penelitian yang mendukung yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir terkait resiko kanker payudara dari terlalu banyak duduk.

 

Salah satu penelitian yang dilakukan di Swedia pada tahun ini melibatkan 29.000 wanita, berusia 25 atau 64 tahun yang bersih dan kanker. Peneliti kemudian mengamati para wanita tersebut selama sekitar 25 tahun. Subjek penelitian dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu pekerja kantoran yang tidak pernah melakukan olahraga, pekerja kantoran yang melakukan olahraga, dan wanita yang memiliki pekerjaan aktif secara fisik atau lebih banyak berjalan dan berdiri, serta melakukan olahraga.

 

Hasilnya, wanita pekerja kantoran yang tidak pernah berolahraga memiliki risiko 2,4 kali lebih tinggi untuk didiagnosis kanker endometrium dan kanker payudara sebelum menopause, dibandingkan wanita yang aktif secara fisik saat bekerja maupun di waktu luangnya. Hasil studi itu dipresentasikan dalam pertemuan American Association for Cancer Research di Philadelphia.

 

Baca juga : Selain Sembuhkan Diare, Daun Jambu Biji Terbukti Dapat Mengobati Penyakit Berbahaya Ini 

 

Sebelumnya pada tahun 2014, sudah ada  penelitian lain yang juga mengaitkan risiko kanker paudara dengan aktivitas fisik. Studi pada 2014 itu menemukan bahwa setiap peningkatan dua jam waktu duduk per hari bisa meningkatkan risiko wanita terkena kanker endometrium sebesar 10 persen dan kanker usus besar sebesar 8%.

 

Pada tahun 2011 juga pernah dilakukan studi yang menemukan bahwa dari 230.000 kasus kanker payudara per tahun di Amerika Serikat, diperkirakan sebanyak 49.000 di antaranya di derita oleh wanita yang kurang aktif bergerak. Menurut penelitian tersebut, bergerak aktif dapat mengurangi tingkat molekul dalam darah yang berkaitan dengan risiko kanker.

 

Anna Johnsson, seorang penulis studi yang juga ahli terapi fisik di Universitas Lund, Swedia meyarankan para pekerja kantoran lebih banyak bergerak. Semisal, berjalan kaki untuk pergi ke kantin, beranjak dari kursi untuk membuat kopi, dan melakukan peregangan tubuh di sela-sela jam kerja. Hal itu lebih baik, daripada meminta tolong orang lain untuk membelikan makanan atau minta dibuatkan kopi tanpa beranjak dari kursi.

 

Nah, Kawan Sumber lebih baik perbanyak aktifitas gerak daripada harus duduk berlama-lama yang ditakutkan berisiko kanker payudara dan bahkan juga dapat beresiko kanker endometrium atau kanker leher rahim.

 

Baca juga : Memangkas Porsi Makan Akan Membuat Lambungmu Mengecil, Masa Iya? 

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Bule Cantik ini Mendadak Bikin Heboh Gara Gara Jalan Jalan Gunakan Celana yang Bolong di Bagian Belakang Pantatnya

palingseru.com

13

Warga Baduy: Kami Sejak Orde Baru hingga Kini Tetap Laksanakan Pemilu dengan Cinta Damai

Akurat.co

Di Tiongkok, Wajah Penunggak Hutang Akan Dipajang di Reklame

Idntimes

5 Aplikasi Menulis Android Terbaik yang Wajib Ada di HP Kamu

JalanTikus

3

Baru Kenal Seminggu, Pria 22 Tahun Nikahi Nenek 4 Cucu

jpnn.com

3

Tulis komentar...