Home

Ternyata Ini Alasan Kentang Hijau Tidak Boleh Dimakan

Glitzmedia | 1 year ago

Simak penjelasannya dalam 1 menit.



Tahukah Anda kentang juga bisa meracuni tubuh? Warna hijau yang kadang muncul pada kentang memang menandakan banyaknya kandungan klorofil. Namun, warna kehijauan juga menandakan adanya kadar  solanin, senyawa alkaloid yang bersifat racun. Warna kehijauan biasa ditemukan di bawah lapisan kulit kentang. Ketika bagian hijau tersebut termakan, akan muncul dampak bagi tubuh seperti mual, diare dan pusing.


Setiap kentang pasti memiliki kandungan solanin untuk melindungi diri dari herbivor, makhluk pemakan tumbuhan. Namun, kandungan solanin akan terus berambah jika terkena paparan sinar matahari yang berlebih atau suhu ruangan yang terlalu tinggi. Seperti ketika kentang yang telah dikupas dan dibiarkan di tempat terbuka, tidak lama warna kentang berubah menjadi kehijauan. Bagian kentang yang berwarna kehijauan itu lah terdapat kandungan solanin yang beracun. Jika Anda mengonsumsi kentang hijau sebanyak 3 – 6 mg dari berat tubuh, maka bisa menyebabkan kematian karena terlalu banyak racun yang menyerang tubuh.



(Foto: Thekitchn.com)


Dilansir dari Nytime.com, seorang profesor Agronomi dan Holtikultura bernama Alexander Pavlista dari Universitas Nebraska, Lincoln menjelaskan bahwa seorang yang memeiliki berat 100 pon akan sakit jika memakan 16 ons kentang hijau. Tanda lainnya jika kentang memiliki racun yaitu adanya rasa pahit ketika dimakan dan tumbuhnya tunas pada permukaan kentang. Lebih baik, kentang yang sudah tumbuh tunasnya ditanam di lahan atau di pot rumah, bukan dimakan. 


Sebaiknya, kupaslah kentang sedikit dalam agar bagian yang terdapat solanin bisa ikut terbuang dengan kulit kentang. Setelah terbuka, simpanlah kentang di tempat yang sejuk, kering dan terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung agar sonalin tidak terus tumbuh. Jika solanin sudah menyebar ke sebagian daging kentang, Anda tidak perlu membuang semua daging kentang, cukup buang saja bagian kentang yang berwarna hijau. 


Selain kentang, jenis umbi-umbian lainnya seperti singkong juga terdapat kandungan solanin. Jadi ketika mengupas singkong dan dibiarkan di tempat terbuka, maka warna kehijauan sebagai tanda adanya solanin akan muncul di permukaan singkong, sama halnya dengan kentang hijau. 


(Riska Yulyana, foto : Rodalesorganiclife.com)

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Tanpa Hubungan Seks Selaput Dara Bisa Robek, Ini Penyebabnya

Suara

1

4 Begundal Genjot ABG Beralaskan Tikar Mayat, Korban Terkapar di Kuburan

PojokSatu

Beda dari Galau Biasa, Depresi Itu Penyakit Serius! Kenali Gejalanya, Biar Tak Ada yang Mati Sia-Sia

Hipwee

15

Bukan Kebetulan, Tapi 10 Cerita Sejarah Ini Benar-benar Sama

Idntimes

Hanya 15 Detik! Inilah Pencurian Emas Rp 217 M Termudah di Dunia

Arah

2

Tulis komentar...