Home

Tips mencegah payudara kendor setelah melahirkan dan menyusui

Theasianparent | 1 year ago

Mencegah payudara kendor bisa dilakukan sejak sebelum proses menyusui terjadi. Simak tips dan trik selengkapnya berikut ini.

Menyusui adalah proses menakjubkan, yang membuat ibu memiliki ikatan istimewa dengan bayi. Namun menyusui juga membawa perubahan pada tubuh ibu, seperti payudara yang kendor. Nah, agar hal ini tidak terjadi, ibu harus bersiap untuk mencegah payudara kendor bahkan sebelum proses menyusui terjadi.

Tidak semua ibu mengalami payudara kendor setelah menyusui. Namun, ada beberapa kondisi yang terjadi pada payudara ibu akibat dampak menyusui. Seperti payudara kelihatan kendor, kempes, atau turun. Hal ini karena kulit di sekitar payudara tidak berubah setelah jaringan ASI menyusut.

Mengembalikan payudara ke bentuk semula biasanya membutuhkan waktu 6 bulan atau lebih setelah anak disapih. Payudara bisa kembali ke bentuk semula, menyusut, atau malah membesar setelah selesai masa menyusui.

Artikel terkait: Penelitian: Butuh waktu 1 tahun untuk mengembalikan bentuk tubuh setelah melahirkan

mencegah payudara kendor

Mencegah payudara kendor bisa dilakukan sejak sebelum proses menyusui terjadi.

Kondisi payudara yang turun dan kendor setelah punya anak adalah hal umum yang dialami semua ibu. Mengembalikan payudara agar kencang seperti sebelum hamil, pastinya jadi harapan semua perempuan. Lalu, bagaimana mencegah payudara kendor setelah menyusui?

Bagaimana caranya mencegah payudara kendor setelah menyusui?

Faktor apa saja yang membuat payudara kendor?

  • Usia memengaruhi elastisitas kulit wanita. Semakin bertambahnya usia, kemungkinan payudara kendor akan semakin tinggi.
  • Jumlah anak. Semakin sering hamil dan menyusui, kondisi payudara akan mengalami banyak perubahan.
  • Ukuran payudara sebelum hamil juga menjadi faktor yang berpengaruh. Bila sebelumnya bentuk payudara Anda kecil dan membulat, kemungkinan besar bentuknya akan tetap sama walau sudah menyusui.
  • Berat badan berlebih bisa membuat payudara membesar dan kulit sekitar payudara meregang.
  • Menyusui juga bisa memengaruhi bentuk payudara Bunda

Artikel terkait: Bentuk payudara menentukan kepribadian wanita, Bunda termasuk yang mana nih?

mencegah payudara kendor

Menyusui adalah salah satu faktor yang membuat payudara kendor.

Mencegah payudara kendor selama masih menyusui

  • Gunakan bra khusus ibu menyusui untuk menopang ligamen, dan mencegah payudara kendor dengan menahan gravitasi. Terutama jika perubahan ukuran payudara Anda cukup besar. Bunda bisa memakainya seharian, kecuali saat tidur. Namun, pastikan tidak terlalu ketat agar Bunda tetap nyaman.
  • Jagalah berat badan Anda agar tetap stabil. Pertambahan atau penurunan berat badan secara tiba-tiba juga bisa membuat payudara kendor. Kurangi konsumsi lemak hewani, dan menambah asupan makanan yang kaya akan vitamin B, sayuran hijau, juga gandum utuh untuk menjaga elastisitas serta otot payudara.
  • Gunakan pelembab secara rutin. Kulit yang kering cenderung berkurang elastisitasnya. Bila masih menyusui, gunakanlah produk pelembab yang aman bagi ibu menyusui.
  • Mandi air hangat sambil memijat payudara secara perlahan. Ini akan membantu sirkulasi darah, yang manfaatnya menjaga kulit tetap kencang.
  • Lakukan secara rutin untuk hasil terbaik.

mencegah payudara kendor saat menyusui

Mencegah payudara kendor bisa dilakukan saat menyusui.

Mencegah payudara kendor dengan olahraga

1. Melatih postur tubuh

Postur tubuh ibu selama menyusui sangat berpengaruh dalam menentukan bentuk payudara. Pastikan Bunda menyusui dalam posisi yang menolak gaya gravitasi. Contohnya, bila menyusui sambil duduk, Bunda bersandar di kursi atau dinding yang diberi sandaran bantal.

2. Melakukan olahraga khusus

Olahraga teratur bisa membantu menguatkan otot dada, dan mencegah payudara kendor. Gerakan olahraga yang bisa dilakukan antara lain:

  • Dumbbell pull-over. Berbaring telentang di bangku panjang dengan kaki menyentuh lantai. Lalu angkat dumbbell ke atas kepala, dan turunkan. Ulangi beberapa kali.
  • Push-ups. Ambil posisi seperti tiarap namun tangan di gunakan sebagai tumpuan. Posisi awal tangan harus lurus. Kemudian turunkan badan perlahan-lahan mendekati permukaan tanah. Badan tidak boleh sampai menyentuh tanah. Kemudian angkat badan ke posisi awal. Lakukan berulang. Bunda bisa melakukan push-up setengah badan atau seluruh badan.
  • Chest press. Dalam posisi berbaring, angkat beban dengan posisi di atas dada.Turunkan beban perlahan, tahan jika sudah berada di bawah dagu. Kira-kira 5 cm dari dada. Angkat beban ke posisi awal. Ulangi beberapa kali.

Pastikan Bunda sudah melakukan pemanasan sebelum melakukan gerakan ini. Dan, jangan lupa berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan olahraga apapun. Terutama jika Bunda telah menjalani operasi caesar.

Semoga bermanfaat.

 

*Disadur dari theAsianparent Singapura

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

CVR Lion Air PK-LQP Ditemukan!

Hetanews

5 Hal ini Membuat Pria Gelisah Dalam Hubungan Cinta

Terselubungi

6+ Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Anak Muda Usia 20-an. Katanya Mau Punya Umur Panjang?

Upstation

Heboh! Gara-Gara Melon Misterius Seperti habis dikutuk, Polisi Panggil Ulama

Yangseru

3

Fahri Hamzah Usul Komisi II Bentuk Tim Investigasi Petugas KPPS Meninggal

Merdeka

1

Tulis komentar...