Home

Sebelum Diet Keto, Yuks Baca Dulu Panduan Lengkapnya !

Vebma | 8 months ago

Demi mencapai penurunan berat badan yang cepat dari diet keto, alangkah baiknya ketahui dulu berbagai hal tentang diet keto termasuk cara menjalani, efek samping dan risiko-risikonya. Dengan informasi yang cukup mengenai diet keto, anda juga akan mampu mengukur apakah diet jenis ini sesuai dengan kondisi tubuh dan kemampuan fisik Anda.

Pahami tentang apa itu Diet Ketogenik

Diet ketogenik atau sering disebut keto adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak yang memiliki banyak kesamaan dengan diet Atkins dan diet rendah karbohidrat. Hal ini mempengaruhi asupan karbohidrat yang harus benar-benar dikurangi, dan menggantinya dengan lemak. Pengurangan karbohidrat menyebabkan tubuhmu mengalami keadaan metabolisme yang disebut ketosis.

Ketika hal itu terjadi, tubuhmu menjadi sangat efisien dalam membakar lemak sebagai energi. Diet ketogenik dapat menyebabkan pengurangan yang sangat besar pada kadar gula darah dan insulin. Hal ini juga membuat lemak menjadi keton (zat dari metabolisme lemak) di dalam hati, yang dapat menyediakan energi untuk otak. Peningkatan keton, menurunkan tingkat kadar gula dan meningkatkan sensitifitas insulin yang juga merupakan kunci yang memiliki peran penting. Diet ini bisa terjadi tanpa merasa lapar.

Pahami juga tentang Jenis-Jenis Diet Ketogenik

1. Standard ketogenic diet (SKD)

Jenis diet yang sangat rendah karbohidrat, protein sedang, dan tinggi lemak. Hal ini biasanya mengandung 75% lemak, 20% protein dan hanya 5% karbohidrat.

2. Cyclical ketogenic diet (CKD)

Jenis diet yang melibatkan periode mengonsumsi karbohidrat tinggi, biasanya seperti 5 hari diet ketogenik  kemudian diikuti 2 hari tinggi karbohidrat.

3. Targeted ketogenic diet (TKD)

Jenis diet yang memungkinkanmu menambahkan karbohidrat pada saat melakukan diet.

4. High-protein ketogenic diet

Jenis diet ini sama dengan diet ketogenik standar akan tetapi menambahkan lebih banyak protein. Rasionya adalah 60% lemak, 35% protein dan 5% karbohidrat.

Beberapa penerapan Diet Ketogenik

1. Diet Ketogenik Bantu Turunkan Berat Badan

Diet ketogenik adalah salah satu jalan terbaik untuk menurunkan berat badan dan mengurangi resiko faktor penyebab penyakit. Menurut hasil penelitian menunjukkan bahwa diet ketogenik jauh lebih unggul dari diet rendah lemak yang pernah direkomendasikan. Ditambah bahwa diet ini sangat disarankan karena kamu dapat menurunkan berat badan tanpa perlu menghitung kalori atau membawa makananmu.

Sebuah studi menemukan bahwa orang-orang yang mengikuti diet ketogenik kehilangan berat badan 2.2 kali lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang mengikuti diet kalori terbatas, rendah lemak. Trigliserida dan kadar kolesterol HDL juga meningkat. Studi lainnya menemukan bahwa para peserta diet ketogenik 3 kali lebih cepat menurunkan berat badannya daripada mereka yang mengikuti rekomendasi diet Diabetes Inggris.

2. Diet Ketogenik untuk Diabetes dan Prediabetes

Diet ketogenik dapat membantumu menurunkan kelebihan lemak, yang berkaitan erat dengan diabetes tipe 2, prediabetes dan sindrom metabolik. Sebuah studi menemukan bahwa diet ketogenik dapat memperbaiki sensitifitas insulin dengan presentase 75%. Studi lain pada pasien dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa 7 sampai 21 peserta yang terlibat menghentikan semua pengobatan diabetes mereka.

Dalam studi sebelumnya, kelompok ketogenik kehilangan 24.4 lbs (11.1 kg), bandingkan dengan kelompok tinggi karbohidrat yang hanya 15.2 lbs(6.9 kg). Hal ini merupakan manfaat penting ketika disangkutkan dengan hubungan antara berat badan dan diabetes tipe 2.

Selain itu, 95.2% kelompok ketogenik juga mampu menghentikan atau mengurangi pengobatannya, dibandingkan dengan kelompok tinggi karbohidrat yang hanya 62%. 

Beberapa Manfaat Kesehatan Dari Diet Ketogenik

Diet ketogenik dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, terutama pada metabolik, neurologis atau penyakit yang berhubungan dengan insulin.

a. Penyakit jantung

Diet ketogenik dapat memperbaiki resiko penyebab tubuh gemuk, tingkat HDL, tekanan darah dan gula darah.

b. Kanker

Diet digunakan untuk mengobati beberapa tipe kanker dan memperlambat pertumbuhan tumor.

c. Penyakit Alzheimer

Diet dapat mengurangi gejala alzheimer dan memperlambat perkembangan penyakit ini.

d. Epilepsi

Menurut penelitian telah menunjukkan bahwa diet ketogenik dapat menyebabkan pengurangan besar pada kejang-kejang yang dialami anak epilepsi.

e. Penyakit parkinson

Sebuah studi menemukan bahwa diet keto membantu perkembangan gejala penyakit parkinson.

f.  Sindrom ovarium polikistik

Diet ketogenik dapat membantu mengurangi kadar insulin, yang mana berperan dalam sindrom ovarium polikistik.

g.  Cedera otak

Sebuah studi tentang binatang menemukan bahwa diet dapat mengurangi gegar otak dan membantu pemulihan setelah cedera otak.

h.  Jerawat

Kadar insulin yang rendah dan makanan bebas gula atau makanan olahan dapat mengurangi jerawat.

Makanan - Makanan yang Harus Dihindari atau Dihilangkan saat Diet Keto



a. Makanan bergula : soda, jus buah, smoothie, cake, es krim, permen dan lain-lain.

b. Biji-bijian atau pati : produk berbahan gandum, nasi, pasta, sereal dan lain-lain.

c. Buah : semua buah, kecuali sedikit beri-berian seperti stroberi.

d. Kacang atau polong : kacang polong, kacang merah, lentil, buncis dan lain-lain.

e. Sayuran akar-akaran atau umbi-umbian : kentang, ubi jalar, wortel, lobak dan lain-lain.

f. Produk rendah lemak atau produk diet : karena diproses terlalu lama dan seringkali tinggi karbohidrat.

g. Beberapa bumbu atau saus: biasanya banyak mengandung gula dan lemak tak sehat.

h. Lemak tak sehat : batasi konsumsi minyak nabati olahan, mayones dan lain-lain.

i. Alkohol : karena mengandung karbohidrat, banyak minuman beralkohol dapat membuatmu tak terkena ketosis.

j. Makanan diet bebas gula : hal ini sering terdapat pada gula alkohol, yang dapat memperngaruhi kadar keton pada beberapa kasus. Makanan tersebut cenderung merupakan makanan olahan tinggi.

Makanan-Makanan yang Boleh Dimakan saat Diet Keto



  • Daging: daging merah, steak, ham, sausage, bacon, ayam dan kalkun.
  • Lemak ikan : seperti salmon, ikan foral, tuna dan ikan kembung.
  • Telur : carilah telur dari binatang yang merumput (misalnya telur ayam kampung) atau yang mengandung omega 3.
  • Butter dan krim : carilah dari binatang yang diberi makan rumput bila mungkin.
  • Keju : keju yang belum diolah (cheddar, kambing, krim, biru atau mozzarella).
  • Kacang-kacangan atau biji-bijian : almond, walnut, biji rami, biji labu, biji chia dan lain-lain.
  • Minyak sehat : terutama minyak zaitun asli, minyak kelapa dan minyak avokad.
  • Avokad : avokad segar atau yang baru dibuat guacamole.
  • Sayuran rendah karbohidrat : sebagian besar sayuran hijau, tomat, bawang putih, paprika dan lain-lain.
  • Bumbu : kamu bisa menggunakan garam, merica dan berbagai macam bumbu sehat dan rempah.

Efek Samping dari Diet ketogenik dan Cara Meminimalkannya



Meskipun diet ketogenik aman untuk kesehatan, ada beberapa efek samping ketika tubuhmu sedang beradaptasi. Hal ini sering disebut “flu keto” , biasanya terjadi lebih dari beberapa hari. Flu keto mencakup energi yang sedikit dan fungsi mental sedikit menurun, kelaparan yang meningkat, masalah tidur, mual, ketidaknyamanan pencernaan dan penurunan kinerja tubuh.

Untuk meminimalkannya, kamu bisa mencoba diet rendah karbohidrat selama beberapa minggu pertama. Hal ini bertujuan membiasakan tubuhmu untuk membakar lebih banyak lemak sebelum kamu menghilangkan karbohidrat secara total.

Sebelum melakukan diet ketogenik, tambahkan ekstra garam untuk makananmu atau dengan mengonsumsi suplemen mineral juga bisa membantu, hal ini bertujuan merubah keseimbangan air dan mineral pada tubuh. Untuk mineral, cobalah mengambil 3,000-4,000 mg sodium, 1,000 mg potasium dan 300 mg magnesium perhari untuk meminimalisir efek samping.

Setidaknya pada awalnya, penting untuk makan sampai kenyang dan menghindari membatasi kalori terlalu banyak. Biasanya diet ketogenik menyebabkan berat badan turun tanpa pembatasan kalori yang disengaja.

Suplemen Untuk Diet Ketogenik

Meskipun pada diet keto tidak diperlukan suplemen akan tetapi beberapa dapat berguna, diantaranya:

a. Minyak MCT : tambahkan ke minuman atau yogurt, minyak MCT ini memberikan energi dan membantu meningkatkan kadar keton.

b. Mineral : tambahan garam dan mineral lain yang dapat menjadi penting ketika memulai diet, sebab ada pergeseran keseimbangan air dan mineral.

c. Kafein : kafein dapat bermanfaat untuk energi, kehilangan lemak dan kinerja.

d. Eksogen keton : suplemen ini membantu meningkatkan kadar keton dalam tubuhmu.

e. Creatine : creatine memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan kinerja. Hal ini dapat membantu apabila kamu menggabungkan diet ketogenik dengan olahraga.

f. Whey : gunakan setengah sendok protein whey ke dalam shake atau yogurt untuk meningkatkan asupan protein harianmu.

Diet Ketogenik Tidak Untuk Semua Orang

Diet ketogenik dapat sangat bagus untuk orang yang kelebihan berat badan, diabetes atau yang berusaha meningkatkan metabolisme kesehatan mereka. Hal ini mungkin kurang cocok untuk atlit elit atau mereka yang berharap untuk menambah jumlah besar otot atau berat badan.

Dan, seperti diet yang lain, hal ini akan bekerja jika kamu konsisten dan tetap melakukannya dalam jangka panjang. Itu semua, beberapa hal yang terbukti dalam gizi sebagai manfaat kesehatan dan penurunan berat badan dari diet ketogenik.

 

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Ini Dia 4 Arti dari Jawab Cewek Saat Kamu Tembak

HaiOnline

Ternyata, Ini Bentuk Bibir Paling Cantik Menurut Penelitian

Vemale

1

Milly & Mamet Tembus 10 Film Terlaris 2018

Metrotvnews

Pasien Ditiduri Dukun Hingga Hamil

Prohaba

Wanita ini Rela Berhenti Kerja Demi Menyusui Pacarnya Setiap Dua Jam

Terselubung

5

Tulis komentar...