Home

Rewel Karena Kecanduan Youtube, Detox Anak Lewat 3 Cara Ini

Jawaban | 5 months ago

Sekarang ini, bayi baru berusia tiga bulan pun bisa diam kalau diberikan tontonan yang ada dalam Youtube. Anak-anak jaman sekarang memang dekat sekali dengan yang namanya teknologi. Hal ini tentu ada nilai positif dan negatifnya. Banyak orang tua yang pro dengan memperbolehkan anaknya menonton Youtube dengan berbagai alasan:

a. Membuat anak jadi banyak tahu. Konten-konten yang ada dalam Youtube membuat anak jadi bisa menyebutkan warna-warna dalam bahasa Inggris, hafal banyak lagu anak, dan banyak informasi lainnya yang bisa memperkaya wawasan anak.

b. Youtube membuat anak jadi lebih 'anteng'. Youtube memang bisa membuat perhatian anak teralihkan. Hayo jujur, siapa disini yang sering memberikan akses untuk bermain Youtube pada anaknya saat sedang rewel?

Namun, Youtube juga bisa membawa pengaruh buruk bagi anak. Sebagai contoh, saat anak mulai menjadikan Youtube sebagai pelarian. Kalau tidak ada batasan yang jelas kapan anak bisa menonton Youtube. Anak sedang makan, boleh menonton Youtube. Anak sedang mandi, sambil disetel lagu Youtube.

Waktu bermain anak akhirnya habis untuk bermain dengan Youtube. Saat kita punya waktu untuk bermain dengan anak, mereka justru lebih memilih untuk menghabiskan waktunya untuk menonton Youtube, bukan bersama dengan kita. Sekalinya kita berkata pada anak ‘tidak’ pada Youtube, anak akan menangis dan rewel.

Kondisi di atas bisa menjadi acuan kita tentang kapan perlu membatasin anak untuk bermain Youtube atau gawai. Buat kita yang belum mengenalkan gawai atau Youtube pada anak, pastikan untuk menegaskan peraturan yang berlaku, kapan boleh dan tidaknya. Kalau sudah kecanduan, maka hal di atas yang akan terjadi.

Saat anak sudah terlanjur kecanduan, berikut hal-hal yang bisa kita lakukan.

1. Ungsikan gawai yang biasa ia pakai untuk bermain Youtube

Biasanya, anak akan merengek minta Youtube saat melihat gawai yang mengingatkannya dengan Youtube. Untuk itu, kita perlu menyembunyikan gawai jauh-jauh dari anak agar ia tidak ingat dengan Youtube. Bagaimana kalau anak bertanya dan tetap merengek? Kita lanjut pada langkah selanjutnya yaa..

2 Usahakan untuk tidak berbohong

Karena sudah habis akal seringkali kita cenderung memilih untuk berbohong. Bilang kalau gawainya sedang rusak padahal tidak, sedang diperbaiki, dan lain sebagainya. Daripada berbohong, cobalah jelaskan kerugian dari menggunakan gawai terlalu lama. Misalnya, dengan menjelaskan kalau pemakaian gawai yang terlalu lama bisa membuat mata kita rusak.

3. Tegaskan berapa lama mereka boleh menggunakan gawai untuk Youtube

Kalau langsung mengatakan tidak akan membuat anak semakin menangis, cobalah untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Caranya adalah dengan menjelaskan kapan saja mereka boleh menggunakan gawai untuk menonton Youtube, sekaligus berapa lama mereka boleh menikmatinya.

Tentu saja, kita juga perlu memperhatikan dan mengawasi isi tontonan anak-anak, ya. Salah satu tontonan yang bisa disajikan pada anak-anak adalah Superbook yang berisikan kisah animasi yang ada dalam Alkitab. Untuk link Youtubenya, bisa diklik di sini yaa

J

 

https://www.youtube.com/user/SuperbookTV

Sumber : jawaban.com


Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

4 Pasar Tradisional di Solo yang Tawarkan Berbagai Oleh-oleh Murah

Tribunnews

Kalahkan Trauma dari Kegagalan Kencan dengan 2 Hal Ini

liputan6

10 Bentuk Kolam Renang yang Unik

Terselubung

15

Kakek ini Tewas saat Berhubungan Badan dengan Kekasihnya yang Masih Muda. Ditemukan sudah Kaku di Atas Kasur

palingseru.com

Berikan Jawaban Ini, saat Anda Ditanya Mengapa Belum Menikah?

Okezone

3

Tulis komentar...