Home

Ini Dia Dokter Yang Gajinya Dibawah Tukang Parkir

Konfrontasi | 4 months ago

KONFRONTASI -  Pidato Kebangsaan Capres Prabowo Subianto menyebut banyak dokter yang bergaji lebih rendah dari tukang parkir. Banyak yang terperanjat, benarkah? 

Profesi dokter selalu diidentikkan dengan gaji besar dan hidup yang nyaman. Faktanya, hidup dokter tak selalu seindah yang dikira orang. Banyak kalangan dokter yang mengamini pernyataan tersebut, bahwa tak sedikit dokter yang berpenghasilan dibawah UMR. 

Beberapa sumber yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa residen merupakan contoh nyata dokter dengan gaji lebih kecil dari tukang parkir. Residen adalah sebutan untuk dokter yang sedang menempuh program pendidikan dokter spesialis atau dikenal juga dengan sebutan PPDS.

Residen belajar dengan cara magang bekerja di rumah sakit pendidikan dengan kewajiban mengantongi Surat Ijin Praktek (SIP). Mereka juga akan menanggung resiko pidana bila terjadi kelalaian medis. 

Hak dan kewajibannya hampir sama dengan dokter pegawai tetap RS tersebut. Bedanya, dokter residen tidak digaji.

Dokter residen justru harus membayar biaya sekolah (SPP) per semester selama minimal 8 semester. Besaran SPP pendidikan spesialis bervariasi antar universitas. Mulai Rp.3.000.000 hingga Rp.25.000.000 per semester. Biaya ini belum mencakup sumbangan pengembangan institusi (SPI) yang besarannya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Fakta tentang dokter residen ini diamini oleh dr. Ganis Irawan, seorang mahasiswa spesialis yang desember 2018 lalu memenangkan gugatan uji materi atas Perpres Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS).

Menurut dokter yang juga menjabat Ketua Bidang di PB IDI ini , sebetulnya UU Pendidikan Kedokteran mengamanatkan adanya hak mendapatkan insentif bagi dokter residen. Namun sejak UU tersebut disahkan pada 2013, hingga kini pemerintah tidak merealisasikan aturan tersebut.

Padahal pendidikan spesialis dinegara lain memberikan gaji yang layak bagi dokter residen. Di Amerika gaji dokter residen kira-kira 3000 USD per bulan, angka yang kurang lebih sama berlaku di Jepang.

Alhasil, dokter residen di Indonesia merupakan satu-satunya kelompok pekerja di sektor formal yang tidak pernah menerima gaji. 

Kelompok ini dan ribuan dokter yang berencana melanjutkan pendidikan spesialis jelas akan merespon positif niatan Prabowo.

(Jft/reviewbekasi)

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Aktivis: Kasus Audrey Jangan Diekspos Berlebihan

Akurat.co

Fenomena Jilboobs Di Kalangan Anak Muda yang Seksi dan Makin Kontroversi

Inovasee

Hotel Termegah dan Termewah di Dunia

Terselubung

11

Wow, Robot Ini Bisa Tiru Gambar Buatan Manusia

Okezone

4

Dijamin Kaya! Ini 4 Bisnis Online Mudah Yang Bisa Kamu Lakukan

JalanTikus

1

Tulis komentar...