Home

Ini Pesan Jokowi Saat Bertemu Siti Aisyah di Istana

Merdeka | 5 months ago

Presiden Jokowi dan Menko Darmin Nasution di perkebunan karet Sumsel. ©2019 Humas Kemenko Perekonomian


Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan pesan khusus terhadap Siti Aisyah, warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan atas dugaan pembunuhan terhadap kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam.

BERITA TERKAIT

Jokowi berharap usai bebas Aisyah dapat kembali merencanakan hidup yang lebih baik.

"Iya tadi saya menyampaikan agar Siti sementara di rumah terlebih dahulu. Sampai nantinya agak tenang dan bisa merencanakan kehidupan yang baik," katanya usai bertemu Aisyah di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (12/3).

Dia menerima Siti bersama ayah, ibu, dan kakaknya di ruang utama Istana Merdeka. Jokowi turut didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Pertemuan mereka berlangsung sekitar 15 menit.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu turut bahagia Aisyah dapat terbebas dari segala tuduhan dan ancaman. Menurutnya, hal tersebut adalah bagian proses pendampingan hukum yang dilakukan pemerintah kepada warga negaranya.

"Ini adalah proses pendampingan hukum dari pemerintah yang sangat panjang yang lama yang terus-menerus antara lain dengan menyewa pengacara yang itu dilakukan sejak Siti ditangkap kira-kira dua tahun yang lalu," jelasnya.

Seperti diketahui, pada Senin, 11 Maret 2019 sore, Siti Aisyah yang merupakan wanita kelahiran Serang, Banten, telah tiba di Tanah Air dengan pendampingan dari Menteri Kementerian Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, dan sejumlah perwakilan dari Kuala Lumpur.

Dia mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma sekitar pukul 17.00 WIB. Aisyah lalu dibawa ke Kementerian Luar Negeri RI untuk diserahkan langsung ke keluarga. Acara serah terima ini dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi.

"Menkumham, beberapa perwakilan dari KL (Kuala Lumpur) dan juga saya sendiri, telah menyerahkan secara resmi saudara Siti Aisyah kepada keluarga," kata Retno dalam prosesi pemulangan dan serah terima Siti Aisyah kepada keluarga di Kemlu RI.

Siti Aisyah bersama warga negara Vietnam, Doan Thi Huong didakwa mengolesi zat saraf VX beracun di wajah Kim Jong Nam di Bandara Kuala Lumpur pada 2017 lalu.

Keduanya membantah terlibat dalam pembunuhan. Mereka berpikir apa yang mereka lakukan adalah bagian dari lelucon (prank) dalam sebuah program televisi.

Jika terbukti bersalah, Aisyah terancam hukuman mati. Jaksa dalam kasus ini meminta agar tuduhan pembunuhan dibatalkan, tanpa memberikan alasan. Hakim menyetujui permintaan yang mengatakan "Siti Aisyah dibebaskan".

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com [fik]

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Pertimbangan Penting Sebelum Menerima Tawaran Kerja di Luar Negeri

Qerja

2

10 Alasan Paling Umum Cowok Mutusin Pacarnya, Kamu Sadar Gak?

Idntimes

Gaya Hidup Mewah dan Uang yang Banyak, Membuat Banyak Model Terlibat di Prostitusi Online

Tribunnews

Menabung untuk DP Hunian Itu Ga Perlu Nunggu Kaya Kok, Ingat Ya Para Milenial

Rumah123

Demokrat Soal Andi Arief Ditangkap Polisi: Seperti Petir di Siang Bolong

Merdeka

Tulis komentar...