Home

Dirut PT Nagari Minang Sakato Bantah Nagari Mart Berafiliasi dengan Alfamart

Harian Haluan | 5 months ago

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Direktur Utama PT Nagari Minang Sakato Nasirman Chan, Pengelola minimarket Nagari Mart membantah tudingan pihaknya berafiliasi dengan jaringan Alfamart, Rabu (9/6/2021).

Ia mengatakan tudingan itu mengada-ngada dan dapat menimbulkan fitnah. Ia menegaskan saham Nagari Mart seratus persen milik putra daerah Pariaman.

"Saya dan empat orang lainnya. Satu orang lagi dari Bukittinggi," ujar Nasirman.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Ia menyebutkan, pihaknya resmi membuka minimarket dengan nama Nagari Mart dengan mengusung konsep "sato sakaki".

Selain itu, menurutnya, pendirian Nagari Mart telah mengantongi izin dan legalitas, baik akta dari notaris, Kementrian Hukum dan HAM dan lainnya. Ia menerangkan, konsep yang mereka usung adalah pemberdayaaan masyarakat yaitu sato sakaki.

Selain itu, lembaga lain seperti lembaga pendidikan, koperasi, badan usaha milik nagari, dan sebagainya juga bisa ikut bergabung di Nagari Mart.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Oleh sebab itu, ia heran dengan tudingan yang menyebutkan PT Nagari berafiliasi dengan Alfamart.

"Nagari Mart didirikan sesuai dengan perkembangan dunia usaha saat ini," katanya.

Nasirman juga membantah tudingan sebagian karyawan Nagari Mart berasal dari Alfamart Pekanbaru.

"Pegawai di Nagari Mart magang terlebih dahulu. Kita kasih training dan belajar dulu agar tahu bagaimana cara berkomunikasi dan melayani pembeli, karena usaha ini perlu public service," katanya.

Disisi lain, ia juga menjawab tudingan terkait barang-barang di Nagari Mart dipasok dari Alfamart Pekanbaru.

"Dalam memilih barang, asalkan harganya cocok, tidak ada larangan. Sebagian kita beli dari sana, sebagian dari vendor lain, sehingga banyak sumber," katanya.

Akibat adanya tudingan Nagari Mart berafiliasi dengan Alfamart, pandangan Nagari Mart di masyarakat pun jadi terganggu. Padahal, tujuan Nasirman dan rekannya mendirikan Nagari Mart untuk membangun daerah.

"Saya heran dengan adanya penolakan dari pedagang terhadap Nagari Mart. Padahal, Nagari Mart baru dua bulan berdiri dan baru memiliki dua minimarket di Kabupaten Padang Pariaman," ujarnya.

Dia juga membantah tudingan yang menyebutkan keberadaan Nagari Mart dapat mengancam stabilitas dan keberadaan semua pedagang terutama pedagang kecil dan UMKM. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan mengikuti perkembangan lebih lanjut apakah permasalahan ini akan dibawa ke ranah hukum atau tidak.

Sebelumnya puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Pedagang Ritel, Grosir, dan Pasar se-Sumbar menggelar aksi demonstrasi menuntut Pemprov Sumbar untuk mencabut izin dan atau menolak kebaradaan Nagari Mart yang diduga berafiliasi dengan Alfamart di depan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (7/6).

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy memastikan akan tetap berkomitmen memberlakukan pelarangan beroperasinya retail Indomaret dan Alfamart sebagai upaya melindungi UKM dan pengusaha lokal.

"Kami tetap konsisten dengan kebijakan itu," ujarnya.

Ia menerangkan, kebijakan tersebut bukan berarti Sumbar menutup diri dari investasi luar namun memberikan peluang bagi pelaku usaha ritel lokal berkembang.

"Kebijakan ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan di luar Sumbar. Jadi pengusaha lokal yang bergerak di bidang retail harus mengambil peluang ini," katanya. (*)

Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

Polisi Belanda Tangkap Pasangan yang Kabur dari Hotel Saat Karantina

Merdeka

Luncurkan Single Butterfly, Rahmania Astrini Eksplor Vibe Baru

IndozoneID

Penyebab Ameer Azzikra Adik Alvin Faiz Meninggal, Koma hingga Dibawa ke ICU, Istri: 172 Hari Bersama

Tribunwow

8

Tak Mau Ketinggalan dengan Musuh Bebuyutannya, Rusia Mulai Produksi Massal Rudal Hipersonik Bertenaga Nuklir Bahkan Sudah Berhasil Melakukan Uji Coba, Hasilnya Bikin Amerika Ketar-ketir

Intisari

Info BMKG - Prakiraan Cuaca 33 Kota Besok Selasa 30 November 2021: Waspada Hujan Petir di 6 Wilayah

Tribunwow

Tulis komentar...