Home

Kementerian PUPR Ajak Pihak Swasta Bangun Perumahan MBR Lewat Dana CSR

99.co | 2 weeks ago

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) mengajak pihak swasta untuk ikut berkontribusi dalam membangun perumahan MBR alias masyarakat berpenghasilan rendah lewat dana CSR.

Hal itu dikemukakan oleh Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Kementerian PUPR, Dwityo Akoro Soeranto.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa melaksanakan program perumahan secara sendiri.

Maka dari itu, butuh bantuan dari berbagai pihak supaya program perumahan di Indonesia bisa berlangsung sebagaimana mestinya terutama di masa pandemi.

“Kami sedang mencari perusahaan-perusahaan yang ingin menyalurkan dana CSR untuk membangun rumah bagi masyarakat,” ujarnya.

Dorong Program Sejuta Rumah

sumber: liputan6.com

Hingga kini pemerintah terus mendorong agar program sejuta rumah untuk masyarakat dapat terwujud.

Melalui program ini, harapan akan bertebarannya rumah layak bagi kebutuhan rumah masyarakat dapat terpenuhi.

“Urusan perumahan adalah urusan kita bersama bukan hanya Kementerian PUPR,” ucap Dwityo Akoro Soeranto yang juga akrab disapa Koko.

“Saat ini Kementerian PUPR terus mendorong pelaksanaan Program Sejuta Rumah untuk masyarakat dan kami harap perusahaan di daerah bisa memaksimalkan penyaluran dana CSR lewat program perumahan,” tambahnya.

Nantinya, apabila ada perusahaan swasta yang ingin terlibat dalam program perumahaan ini bisa langsung menghubungi Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.

Hunian Layak untuk MBR

Masih banyaknya masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal jauh dari lokasi tempat kerja menjadi isu yang kian menyeruak.

Maka, setidaknya, masyarakat perlu tempat tinggal yang tidak terlalu jauh dari tempatnya mencari nafkah.

Oleh karena itu, membangun perumahan MBR perlu difokuskan.

Sebagaimana dikutip medcom.id, salah satu caranya yakni tinggal di kawasan tempat kerja sehingga bisa memangkas biaya transportasi.

“Lahan di tengah kota ini semakin sulit. Padahal banyak MBR yang bekerja di perkotaan dan jarak tempuhnya jauh,” imbuh Koko.

“Tentu jika mereka bisa tinggal di Rusun dengan sewa yang terjangkau maka akan meminimalisir mobilisasinya,” jelasnya.

Selain pembangunan rusun, Koko menerangkan jika perusahaan di daerah dapat mengajak pemerintah daerah apabila ingin menyalurkan dana CSR.

Pasalnya, dana APBD Pemda amat terbatas.

Lain itu, perusahaan juga bisa ikut membantu dengan program lain, misalnya bedah rumah masyarakat.

“Saat ini Kementerian PUPR memiliki program bedah rumah untuk MBR,” ucap Koko.

“Jika perusahaan swasta bisa ikut menyalurkan dana CSR untuk perumahan maka kita bisa perbaiki lebih banyak rumah masyarakat yang saat ini tinggal di RTLH,” pungkasnya.

***

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jangan lupa untuk terus memantau perkembangan properti di Berita 99.co Indonesia.

Jika kamu sedang mencari hunian di Sumedang, mungkin kawasan Jatinangor adalah tempat yang cocok.

Cek hanya di www.99.co/id.

Lihat Sumber

  • 37

  • 0

Rekomendasi Artikel

Wanita Ini Habiskan Rp6,4 Miliar untuk Perbesar Payudara, Begini Penampilannya Sekarang

IndozoneID

2

Viral Video RSUD Bekasi Penuh, Pasien Diduga Covid-19 Tergeletak di Jalan

IndozoneID

16

Obat Sariawan Paling Ampuh dari Bahan Herbal Alami

Harapanrakyat

Wijnaldum Siap Pakai Ban Kapten Pelangi Saat Belanda vs Ceko, Ancam Walk Out Jika Dicerca

IndozoneID

Diceraikan Suami Karena Wajahnya Dianggap Boros, Wanita Ini Bertransformasi Jadi Secantik Mahasiswi

Keepo.me

21

Top Comment

  • Keong Dua

  • 1 week ago

1681

0

okkkk

  • Aldoss

  • 1 week ago

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR)

view more >>

  • 71402463

  • 1 week ago

1629

0

mnjhg

  • marpuah

  • 1 week ago

1368

0

hmmm

  • Retha

  • 1 week ago

1154

0

bener gak nih nantinya 😂 perumahan subsidi yg sekarang aja katanya driver ojol gak boleh ambil gak bakal disetujui pihak bank dan yg boleh ambil hanya yg berpenghasilan 4jt keatas katanya, ternyata yg ambil jg banyak orang2 yg punya duit lebih padahal tadinya katanya perumahan subsidi untuk yg penghasilan 3jt kebawah (gaji diatas 5jt gak boleh ambil yg subsidi, bolehnya ambil yg cluster)

  • Alzaro Purmeta

  • 2 weeks ago

76

0

teruskan

  • Jakarta_No.10473964

  • 1 week ago

okok

view more >>

Tulis komentar...