Home

Tradisi Unik Menyantap Pisang Masyarakat Somalia

Viva | 2 years ago

VIVA.co.id – Masyarakat Somalia adalah salah satu kelompok etnis pengungsi paling besar di dunia, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sekitar dua juta warga Somalia tinggal di luar tanah air mereka, dan kurang lebih 150.000 orang yang menetap di Amerika Serikat.

Populasi orang Somalia terbesar di AS berada di kota-kota kembar Minneapolis-Saint Paul, meski Columbus, Seattle dan San Diego juga menjadi rumah bagi para pengungsi Somalia.

Akibatnya cara makan masyarakat Somalia juga berpengaruh pada perkembangan cara makan di Amerika. Jika kebetulan Anda ingin  mencoba makan di restoran Somalia di AS dalam waktu dekat, ada sesuatu yang harus Anda ketahui. Kemungkinan besar satu buah akan pisang disajikan di piring makanan Anda.

Namun, pisang tidak disajikan sebagai hidangan penutup, melainkan hidangan utama.

Seperti dilansir dari laman Huffington Post, seorang netizen mengunggah foto di Twitter  ketika ia makan di sebuah restoran Somalia di Minneapolis. Diketahui bahwa buah pisang disajikan sebagai hidangan utama.

Masyarakat Somalia memang menyediakan pisang untuk dimakan dengan makan siang dan makan malam, yaitu, diiris dan dicampur ke dalam nasi atau pasta, dan tidak dinikmati secara terpisah.

Salah satu dugaan kuatnya yakni, negara ini tengah menggenjot perdagangan pisang yang membuat hal itu terjadi. Ya, sebelum perang saudara yang mendatangkan malapetaka pada negara ini, industri pisang Somalia adalah yang terbesar di Afrika.

Menyantap pisang dengan hidangan berat atau utama adalah bagian dari budaya Somalia yang telah berlangsung sejak lama.

 

when you want to eat everything and nothing at the same time ???? (seriously banana with fish? ) #somalianfood

A photo posted by Julia Racz (@juliainstructor) on

 

Banana and rice homie y'all sleepin on that ???? #Somalianfood #bananaandriceisnice

A photo posted by Mo (@mo3nvy) on

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

Kisah Kaslan yang Kehilangan Akses Jalan setelah Tetangga Bangun Tembok Depan Rumah, Ini Aturan Hukum tentang Tanah Helikopter

Intisari-online

17

Seorang Remaja Berfoto Bersama Arwah Ayahnya yang Sudah Meninggal dalam Ledakan Bom untuk Abadikan Momen Kelulusannya

Intisari-online

8

Penulis Asma Nadia Enam Kali ke Korea, Turis Indonesia Dimanja

Tempo

Akibat Vape, 3 Orang Alami Sakit Paru-paru Misterus, 450 Orang Lain Terkena Dampak Hingga Koma

Tribunnews

Keliru Meneteskan Obat Tetes Mata dengan Lem Keras, Mata Pria Ini Berakhir Seperti Ini

Intisari-online

Tulis komentar...