Home

Mengapa Ibu Hamil Tidak Boleh Mengonsumsi Daging Mentah? Ini Alasannya

Glitzmedia | 2 years ago

Inilah alasan mengapa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi daging mentah atau setengah matang.

Bagi Anda pencinta makanan Jepang seperti sushi, rasanya harus berpantang sejenak ketika hamil. Meskipun sulit, namun menurut dr. Sarah Schenker, selaku ahli gizi menegaskan, daging yang tidak matang mengandung banyak bakteri jahat, seperti salmonela dan parasit toksoplasmosis.

Parasit toksoplasma, biasa terdapat di dalam daging mentah atau setengah matang. Jika Anda terkontaminasi parasit ini, umumnya penderita akan mengalami flu dalam beberapa waktu ke depan dan tidak kunjung sembuh. Sebaiknya jangan menganggapnya sepele, karena bisa saja parasit tersebut sudah menjalar ke dalam tubuh Anda dan berujung pada kerusakan janin yang menyebabkan keguguran.

This can lead to toxoplasmosis, which causes a flu-like illness that develops several weeks after you've become infected. Toxoplasmosis is a fairly mild illness for you, but it can harm your baby and cause serious health problems. It can even lead to miscarriage, or the loss of a baby at birth,” ungkapnya.

Selain parasit toksoplasma, bakteri jahat seperti salmonela juga bisa mengancam kesehatan janin Anda. Penderita akan mengalami diare yang berlebihan, sakit perut, pusing, hingga suhu tubuh menjadi kian tinggi, akibat keracunan dari bakteri tersebut.

Mengonsumsi daging sebenarnya boleh saja, namun pastikan Anda memasaknya dengan cara serta tingkat kematangan yang tepat. Apalagi, daging sapi maupun ikan mengandung banyak protein dan sangat baik untuk meningkatkan kecerdasan otak maupun nutrisi anak. “Meat is an excellent source of protein, iron and other vitamins and minerals. Cooking meat properly and being careful about hygiene will kill germs and make your food safe to eat,” tambahnya.

Jika Anda berniat untuk memasak daging sebaiknya pastikan semua bahan-bahan makanan, peralatan masak, dan tangan sudah tercuci sampai bersih. Saat memasak, coba tusuk daging tersebut, apakah telah lunak dan benar-benar matang atau belum. Jangan terkecoh dengan warna daging yang sudah kecokelatan hingga kehitaman, karena bisa saja hanya bagian luar yang matang sedangkan di dalamnya masih mentah.

(Elizabeth Puspa, Foto: Pixabay.com dan Skitter Photo/ Stocksnap.io)


Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

Viral Penampakan Bayi Setan Terekam Kamera, Awas Terbawa Mimpi!

Okezone

50

10 Berita Terpanas: Teror Bom Medan Sampai Isu Ahok Jadi Bos BUMN

29

Karena Pilu Wanita Jelek Julia Pastrana, Selama Hidup Dijadikan Mesin Uang, Saat Mati Mayatnya pun Dijadikan Pajangan oleh Suaminya

Intisari-online

Kesaksian Penggali Kubur Bocah Dipasung Tewas Terbakar: Makamnya di Sisi Sang Ibu

Tribunnews

2

Ganas! Itunya ‘Disedot’ Bencong, Pria Ini Kejang-kejang dan Tewas

PojokSatu

1

Tulis komentar...