Home

Di China Penonton Bayaran Dibayar dengan Uang Rp1,5 Juta per Acara, Tertarik?

Intisari-online | 3 years ago

Penonton bayaran di China bayarannya mahal | Nextshark

Intisari-Online.com - Istilah penonton bayaran booming setelah acara-acara talk show atau acara musik banyak diminati di Indonesia.

Namun sampai sekarang tidak begitu jelas berapa jumlah bayaran yang mereka terima.

(Baca juga: David Hyde, Pegawai Magang PBB yang Terpaksa Tinggal di Tenda karena Tidak Dibayar)

Tapi tahukah Anda bahwa di China, penonton bayaran dibayar sekitar 800 Yuan (Rp1,5 juta)?

Dilansir dari nextshark.com, di China, mereka tidak disebut sebagai penonton bayaran, melainkan “pendengar profesional”.

Pekerjaan mereka adalah duduk sebagai salah dari penonton dan membuat ekspresi wajah saat kamera menyorotnya.

Mereka juga diminta bertepuk tangan, menangis, tertawa, atau melakukan hal lain yang diminta dari mereka.

Satu orang bisa mendapatkan 800 yuan (Rp1,5 juta) per acara, yang berlangsung sekitar tiga sampai empat jam.

Uang yang akan mereka terima bisa bertambah jika mereka bisa mereferensikan teman untuk hadir di acara tv tersebut. Bonus yang diterima ditambah 30% dari uang yang mereka terima.

Untuk menjadi penonton bayaran di China cukup mudah.

12

Reporter : Mentari Desiani Pramudita
Editor : Moh Habib Asyhad

Lihat Sumber

  • 1

  • 0

Rekomendasi Artikel

Dinda Hauw Di-bully Tak Bisa Masak Mi Instan, Rey Mbayang: Aku Nggak Nuntut Dia Bisa Segalanya

Tribunnews

24

Perjalanan Cinta Dinda Hauw: Pacaran 7 Tahun, Dekat dengan Rizky Billar hingga Dinikahi Rey Mbayang

Tribunnews

78

Putri Ariel Noah Makin Mempesona, Lihat Penampilan Alleia Anata Saat Nyanyi Bersama

Tribunnews

71

Dijuluki Neraka di Bumi Karena Puluhan Narapidana Dibiarkan Hidup, Makan, dan Mati dalam Ruangan Sebesar 1,5 Meter, Beginilah Kondisi Penjara Paling Buruk di Dunia

Intisari-online

44

Terjebak di Lingkungan Setan, Beginilah Potret Memilukan Kehidupan Penjara di Israel yang Hanya Dihuni oleh Perempuan, Ada yang Berjejalan dalam 1 Sel Tahanan

Intisari-online

31

Tulis komentar...