Home

Bisa Rusak Esensi Ibadah, Selfie di Depan Kakbah Menuai Banyak Kritik

Okezone | 1 year ago

PEMERINTAH Arab Saudi telah menyatakan pelarangan ber-selfie di depan Ka'bah. Pernyataan itu disampaikan melalui surat diplomatik oleh Kementrian Luar Negeri Arab kepada setiap negara.

Seperti yang sudah diketahui, ber-selfie atau berswafoto merupakan kegiatan masa kini yang tidak bisa tertinggal dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bagaimana jadinya jika ber-selfie di depan Ka'bah saat sedang melakukan ibadah haji atau umrah? Apakah mengurangi makna ibadah tersebut?

Selfie tentu tidak ada dalam ketentuan haji dan umrah, tetapi kegiatannya selalu dipraktikkan dengan intensitas tinggi layaknya mengerjakan sunnah rasul, membuat selfie seperti menjadi ''rukun haji baru''. Saking maraknya orang ber-selfie ria di depan Ka'bah, fenomena ini jadi “headline” di harian Arab News dan tagar #Hajjselfies tampil populer di twitter.

Peristiwa tersebut membuat para ulama turut menuangkan pikirannya. Salah satunya ialah Syekh Assim Al-Hakim. Dilansir dari laman Arab News, Senin (27/11/2017), Syekh Assim mengatakan, fotografi tanpa alasan yang sah memunculkan polemik antar ulama. Walaupun begitu, hal ini menurutnya dapat merusak esensi ibadah haji dan bertentangan dengan sunnah Rasulullah.

Ada pun ulama lain yang ikut mengomentari “headline” tersebut ialah Abdul Razzaq Al-Badr. Ia memperingatkan untuk tidak berswafoto selama ibadah haji. “Seolah-olah satu-satunya tujuan perjalanan ini adalah berfoto dan tidak beribadah,” ujarnya.

Hadir pula komentar dari tokoh dalam negeri, yaitu Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Saymsuddin. Ia menyatakan tak setuju jika swafoto di ritus suci umat Islam tersebut sama sekali dilarang. Dokumentasi pada saat pelaksanaan ibadah haji dan umrah menurutnya merupakan bukanlah hal negatif. Namun, ia juga berpesan pada jamaah agar selfie yang dilakukan tidak berlebihan, sehingga tidak menganggu proses ibadah yang sedang dilakukan.

Selain itu, salah satu jemaah haji bernama Ahmed juga menuangkan pikirannya mengenai selfie di sekitar Ka;bah. “Mengingat begitu banyak orang memiliki ponsel kamera, menjadikan selfie sulit dihentikan." Ahmed pun menyarankan agar operator haji harus memberi tahu anggota kelompok mereka terhadap penggunaan kamera yang berlebihan agar tidak mengganggu orang lain dalam menyelesaikan haji mabrur.

Semua orang tentu berharap agar hajinya mabrur, sebab mendapatkan pahala yang besar. Alangkah baiknya jika setiap jemaah dapat bertindak bijaksana, serta memerhatikan situasi dan kondisi dalam melakukan selfie supaya tidak mengganggu pihak lain dan terlaksananya haji yang mabrur

(hel)

Lihat Sumber

  • 0

  • 0


Rekomendasi Artikel

250 Kali Terbang dengan Menyamar Sebagai Pilot Palsu, Pria Ini Juga Jadi Pemalsu Cek dan Beberapa Profesi Lainnya

Intisari-online

9

5 Tanda Nyata Dia Sudah Serius Melangkah ke Pelaminan Bersamamu

Idntimes

Uang Rp5,4 Juta Hancur di Makan Rayap, Saat Ditukarkan ke Bank Indonesia Hanya Segini Uang yang Diganti

Intisari-online

10

Sering Berkeringat Berlebihan Ternyata Indikasi 5 Penyakit Kronis Ini

Idntimes

1

Ini 5 Alasan Mengapa Berbohong Demi Pencitraan Itu Gak Ada Gunanya

Idntimes

1

Tulis komentar...