Home

3 Perilaku yang Membuat Keuangan Anda Tidak Sehat

Womantalk | 1 year ago

Jika Anda menerima kenaikan gaji besok, apa yang akan Anda lakukan dengan uang tersebut? Kebanyakan orang akan merayakannya dengan makan malam yang mewah atau membeli barang mahal. Penghasilan yang lebih banyak sebaiknya tidak mengubah kebiasaan belanja Anda saat ini atau jangka panjang. Namun, masalahnya adalah pikiran kita memiliki kecenderungan untuk berpikir bahwa kita dapat dan seharusnya membelanjakan uang tersebut.

Perilaku ini sering terlihat pada kelainan mental, dan dapat mempengaruhi kesehatan finansial Anda. Perilaku ini juga jauh lebih umum daripada yang disadari banyak orang. Kestabilan finansial bukan berarti memiliki banyak uang di rekening bank Anda, tapi bagaimana menjadi seseorang yang berperilaku sehat secara finansial dengan menghabiskan, menabung, dan hidup lebih baik. Berikut adalah tiga perilaku tidak sehat yang akan mempengaruhi kesehatan finansial Anda.

Baca juga: 

2 Tips Keuangan Yang Bisa Dipelajari Dari Masa Pensiun Orang Tua

Kehilangan perspektif

Ingat gaji pertama Anda? Apa yang Anda lakukan dengan gaji tersebut? Semua orang pasti mengalami rasa senang ketika untuk pertama kalinya menghasilkan uang sendiri. Namun, menghasilkan uang sendiri juga dibarengi dengan kewajiban lain seperti membayar sewa kos. Biasanya orang yang kehilangan perspektif merasa memiliki lebih banyak uang daripada yang sebenarnya dimiliki. 

sumber: livemint

Anda tidak perlu mengalami euforia untuk merasa lebih kaya dari Anda sebenarnya. Tapi Anda merusak kesehatan keuangan Anda dengan tidak melihat angka Anda atau menyeimbangkan berapa banyak pengeluaran Anda dengan berapa banyak penghasilan Anda.

Bagaimana Anda bisa menghindari ini? Salah satu pendekatan sederhana adalah dengan memakai “Catatan Pengeluaran Harian" sehingga Anda tidak pernah kehilangan fokus. Berapa banyak pengeluaran harian anda? Coba hitung uang yang Anda bawa pulang setiap bulan dikurangi semua biaya hidup yang Anda butuhkan dibagi 30. Ketika Anda pergi berbelanja, Anda akan memiliki perspektif baru saat menyadari bahwa kemeja bagus yang Anda lihat senilai tujuh hari dari pengeluaran harian Anda.

Perilaku menyandu

Kebanyakan dari kita pasti mempunyai keterikatan terhadap sesuatu dan perlahan berubah menjadi kebiasaan. Contohnya adalah kebiasaan membeli kopi di Starbucks atau selalu makan di restoran ketika jam makan siang. Kesenangan sederhana ini memang tidak bisa menggolongkan Anda sebagai pecandu. 

Sumber: Rebalance-Ira

Tapi coba Anda pikirkan bagaimana pembelian harian ini mempengaruhi kesehatan finansial Anda? Berapa harganya jika dibeli dengan jumlah besar? Dan bisakah Anda hidup tanpa hal-hal ini? Dalam banyak kasus kecanduan alkohol, obat-obatan, atau perjudian, perilaku ini dimulai seperti hal lainnya yaitu tidak berdosa dan terkesan sepele tetapi seiring dengan waktu menjadi sangat mengikat. 

"Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan perilaku adiktif, seperti belanja, alkoholisme, penyalahgunaan narkoba, dan perjudian," kata Ruth Engs, seorang profesor dari departemen sains kesehatan terapan di Indiana University. "Beberapa bukti baru menunjukkan bahwa beberapa orang, mungkin 10% -15%, mungkin memiliki kecenderungan genetik terhadap perilaku adiktif, ditambah dengan lingkungan di mana perilaku tertentu dipicu, namun tidak ada yang benar-benar tahu mengapa."

Baca juga: 

4 Kesalahan Keuangan Yang Sering Dialami Pasangan Yang Baru Menikah

Meskipun Anda tidak mungkin bangkrut karena sering jajan ke Starbucks, tetapi jika Anda tidak mampu, kebiasaan ini bisa merusak kesehatan finansial Anda. Hal ini terutama berlaku bila biaya kebiasaan Anda lebih besar daripada sekedar kopi. Satu bungkus atau dua batang rokok akan bertambah secara signifikan.

Bagaimana Anda bisa menghindari ini? Buat catatan dari berapa banyak yang Anda habiskan untuk kebiasaan sehari-hari Anda selama sebulan. Terkadang hanya melihat total biaya dari kebiasaan Anda akan cukup untuk mengekang kecanduan Anda. Kalau tidak mempan, mungkin sudah saatnya Anda menganggarkan hal tersebut. Masukkan ke catatan Pengeluaran Harian yang berada di poin pertama.

Kehilangan kontrol

Sumber: Pinterest

Apakah Anda seorang oniomaniak atau dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai "shopaholic". Meskipun kata ini terdengar lucu tetapi perilaku semacam ini dapat menghancurkan hubungan, dan menghalangi kemampuan Anda untuk sehat secara finansial. Untuk mengetahui apakah Anda memilikinya, tanyakan pada diri Anda sebagai berikut:

1) Berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk membeli barang atau memikirkan membeli barang?

2) Seberapa sering Anda merasa bersalah, depresi atau malu karena hal ini?

3) Seberapa sering keinginan Anda berbelanja Anda mengganggu kemampuan Anda untuk membayar kebutuhan dasar?

Bagaimana Anda bisa menghindari ini? Jika jawaban Anda "sering" terhadap dua dari pertanyaan ini, atau "selalu" bahkan hanya satu pada pertanyaan ini, maka inilah saatnya berbicara dengan terapis berlisensi tentang bagaimana Anda dapat menemukan gaya hidup yang lebih bahagia dan lebih sehat. Jika Anda kebanyakan orang, jawaban Anda kemungkinan besar akan "kadang-kadang" atau "jarang". Tapi jawaban "terkadang" bisa menjadi perbedaan antara finansial yang sehat dan finansial yang sakit.

Cover: Pinterest

Tag:

keuangan, finansial, manajemen, finansialsehat

Lihat Sumber

  • 1

  • 0

Rekomendasi Artikel

Dalang Isu Pesugihan Restoran Ruben Onsu Muncul dan Minta Maaf

Suara

10 Berita Terpanas: Kasus Threesome di Bali Sampai Mayat Dicor di Musala

36

Breaking News: Ledakan Terjadi di Mapolrestabes Medan

Okezone

42

Wanita Penjaga Warung Jablay Tak Sempat Pakai Celana Saat Warungnya Ditabrak Truk

palingseru.com

4

Awas, Jangan Sebar Foto Potongan Jasad Bom Medan di Medsos, 4 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta Menanti

Gonews

31

Tulis komentar...