Home

Perusak Spanduk Demokrat dan SBY Mengaku Dijanjikan Rp 150.000

Merdeka | 10 months ago

SBY di Pekanbaru. ©Istimewa


Merdeka.com - Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka perusakan atribut Partai Demokrat dan PDI Perjuangan di Pekanbaru, Riau. Ketiganya telah ditahan. Hasil pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku melakukan perusakan itu karena faktor uang.

BERITA TERKAIT

"Dari hasil pemeriksaan, motif pelaku karena dijanjikan dibayar Rp 150.000. Itu saja, tidak ada motif yang lain," ujar Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo dalam konferensi pers di kantornya, Senin (17/12).

Awalnya Polresta Pekanbaru mengamankan tersangka HS pada Sabtu (15/12) dini hari. Dia merusak bendera, baliho serta spanduk Demokrat yang bertuliskan ucapan selamat datang Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Keesokan harinya, polisi menangkap dua orang pelaku lain. Yakni KS dan MW. Kedua pelaku ini diduga merusak atribut milik Partai PDI Perjuangan di Pekanbaru. Mereka ditangkap pada Minggu (16/12) dini hari.

Widodo menyebutkan, pelaku HS sebelumnya mengaku disuruh oleh orang lain untuk merusak atribut tersebut. Dalam rekaman video yang beredar, HS yang diamankan warga disuruh seseorang yang mengaku dari partai PDIP. Namun PDIP telah membantah ada kadernya menyuruh melakukan itu.

"Ya, ada seseorang (yang menyuruh). Itu masih dalam penyelidikan. Pelaku dijanjikan akan dibayar Rp150 ribu, tapi belum dibayar. Itu saja motifnya," ujar Widodo.

Karena muncul dugaan ada aktor di balik perusakan spanduk dan baliho partai, Widodo menyebutkan tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lain.

"Saat ini dalam masa penyelidikan dan penyidikan terhadap tersangka yang sudah dilakukan penangkapan. Kita masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya pelaku lain. DPO (daftar pencarian orang)," tegas Widodo.

Ketiga tersangka dijerat Dengan Pasal 170 KUHP juncto Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan diancam lima tahun penjara. Karena itu, para tersangka ditahan.

Untuk diketahui, sejumlah atribut Partai Demokrat di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru dirusak. Pendiri partai berlambang mercy itu Susilo Bambang Yudhoyono kecewa dan sedih atribut yang dipasang kadernya disingkirkan dari lokasi dan dibuang ke parit hingga disobek.

Susilo Bambang Yudhoyono langsung menyisiri jalanan Jenderal Sudirman lokasi atribut partainya yang dibuang, disobek serta dirusak orang tak dikenal. Sejumlah bendera Demokrat juga dibuang ke parit. Sementara bendera dan atribut partai lain yang letaknya berdampingan dengan atribut Demokrat, justru baik-baik saja. [noe]

Lihat Sumber

  • 1

  • 1


Rekomendasi Artikel

Durasi Ideal Bercinta Dengan Pasangan

Rakyatku

7

Kekayaannya 40 Kali Lipat Ronaldo atau Messi, Seperti Ini Kehidupan Faiq Bolkiah, Pemain Sepak Bola Berusia 20 Tahun Terkaya di Dunia

Intisari-online

5

Mengenal Cokelat Ransiki Papua, Tak Kalah Enak dari Belgium

Okezone

Fotonya yang Diduga Jualan Sepatu Bekas Viral, Begini Kehidupan Mantan Penyerang Timnas Indonesia Budi Sudarsono Kini

Intisari-online

24

Ada Janin Saudara Kembarnya di Perut Remaja Ini

liputan6

1

Tulis komentar...