Home

5 Hal yang Harus Dihindari saat Berselisih Paham dengan Mertua

IDN Times | 2 months ago

Seperti halnya dengan orangtua sendiri, dengan mertua pun sesekali kita bisa aja berselisih paham. Apapun penyebabnya, perseteruan dengan mertua memang lumrah dan wajar terjadi. Gak usah terlalu terpuruk atau nelangsa jika kamu berada dalam situasi tersebut.

Terpenting adalah kamu tetap menjaga hubungan baik dan hindari melakukan lima kesalahan berikut. Jangan sampai terpancing emosi dan malah menciptakan kerenggangan dalam hubunganmu dengan mertua. 

1. Ngotot dan terus merasa sebagai yang paling benar

Ngotot dan bersikap keras kepala adalah hal pertama yang perlu dihindari. Jika memang itu adalah kesalahpahaman, maka jelaskan dengan cara baik-baik. Gak perlu menggunakan nada tinggi seolah mengajak bertengkar.

Wajar banget jika ada miskomunikasi. Tapi bukan berarti emosi bisa menyelesaikan semuanya. Gak usah merasa ingin membuktikan bahwa kamu benar. Cukup tunjukkan kebenarannya dengan cara yang baik. 

2. Enggan melihat dari sudut pandang mertua

Hindari juga melihat hanya dari sudut pandangmu aja. Sebab yang namanya orang lain memang seringkali hanya menilai sesuatu dari luar. Itu pula yang mungkin dilakukan mertuamu. Cobalah memahami hal itu dan sekali lagi, gak usah emosi.

Mungkin kamu juga keliru karena menunjukkan sikap yang dingin atau terlalu cuek. Gak perlu terlalu mencari kesalahan mertua, siapa tahu semua hanya salah paham. 

3. Kehilangan rasa hormat kepada mertua sendiri

Bagaimanapun juga mereka adalah orangtuamu. Tetaplah bersikap hormat meskipun kalian sedang bersiteru. Bayangkan seperti ketika kamu terlibat konflik dengan orangtua, bukankah kamu juga tetap memposisikan diri sebagai anak yang baik dan gak mau durhaka. 

Maka lakukanlah hal serupa ketika berbicara dengan mertua. Gunakan nada rendah dan gak usah memancing keributan yang gak perlu. 

4. Mengadu kepada pasangan

Menambah panas suasana dengan mengadu kepada pasangan juga gak perlu dilakukan. Belum lagi kamu mungkin akan kecewa ketika dia justru membela orangtuanya. Sebab yang namanya anak, memang dia lebih bisa menerima sikap orangtuanya. 

Jika memang butuh tempat berbagi, pastikan tujuanmu bukanlah untuk mengadu apalagi mendapatkan dukungan. Sekadar melepaskan uneg-uneg agar gak merasa stress sendirian. Setelah itu, cobalah kembali mencari jalan keluar dari konflik yang sedang dialami. 

5. Mengadu kemana-mana sebelum berusaha menyelesaikan secara internal

Mengadu ke orang lain apalagi di media sosial juga sangat gak bijak untuk dilakukan. Ini adalah permasalahan yang harusnya bisa kamu selesaikan dengan baik-baik. Ingat, mereka adalah orangtua dari pasangan yang kamu cintai. Jangan sampai tercipta hubungan buruk di antara kalian.

Jelas banget, ketika terjadi konflik, dengan siapapun, komunikasi adalah kunci utamanya. Kesalahpahaman adalah sesuatu yang hanya bisa diselesaikan dengan pembicaraan yang baik.

Curhat di media sosial, mencari dukungan dari pasangan, langsung berprasangka buruk sama mertua, semua itu justru membuat suasana tambah kacau. Ada baiknya tenangkan diri terlebih dahulu dan ajak mertua untuk bicara. Semoga membantu, ya. 

Lihat Sumber

  • 3

  • 0

Rekomendasi Artikel

Kenapa Pusing Setelah Makan Durian? Ini Penyebabnya

IDN Times

Terbaru! Terjawab Kapan Pengumuman PPPK 2023 Via gurupppk.kemdikbud.go.id, Bukan sscn.bkn.go.id 2022

TribunKaltim

1

7 Fakta Kehidupan Seks Aquarius di Atas Ranjang

POPMAMA.COM

Bank Lambat Transmisikan Suku Bunga Acuan, Ekonom: Pertumbuhan Kredit Masih Belum Pulih

Kompas.com

1

Diperluas 6 Februari, Beli Solar di SPBU Pertamina Wajib QR Code Subsidi Tepat MyPertamina

BangkaPos

Tulis komentar...