Home

5 Tips Menangani Konflik dalam Hubungan agar Tidak Makin Runyam

IDN Times | 2 months ago

Perbedaan pendapat merupakan hal yang lumrah. Tidak ada orang yang selalu berpemikiran sama di dunia ini. Karena itu perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa terjadi.

Begitu juga dalam hubungan. Konflik dapat muncul kapan saja, perdebatan dan adu argumen dalam hubungan merupakan hal yang wajar. Cara bereaksi yang menjadikannya baik atau tidak. Dilansir One Love, Alexis Morin seorang Wellmind and Soul Coach mengatakan,

"Cara kamu dan pasangan dalam menghadapi hal-hal yang menjadi konflik ini menentukan apakah hubunganmu sehat atau tidak," ungkapnya.

Penanganan konflik yang tidak tepat akan membuat hubungan menjadi tak sehat, atau bahkan berdampak pada berakhirnya hubungan. Lantas bagaimana agar dapat melalui konflik dengan baik? Berikut adalah lima tips yang bisa kamu terapkan untuk menangani konflik dalam hubunganmu.

1. Kendalikan emosi

Sebelum bicara dengan pasanganmu, cobalah untuk mengendalikan emosimu terlebih dahulu. Bicara saat hati dan kepala panas hanya akan memperburuk situasi dan memperbesar masalah.

Kamu tidak akan mendapatkan solusi atau resolusi konflik dengan mengedepankan emosi. Pembicaraan akan berputar saling menyalahkan, dan hubungan akan semakin memanas.

Alexis juga menyampaikan bahwa emosi akan sangat menentukan tingkat keberhasilan komunikasi dan mediasi yang sedang ingin diusahakan. Karenanya, Alexis menyarankan untuk tidak tergesa-gesa dalam membuka pembicaraan seputar konflik.

Tapi bukan berarti kalian jadi saling menghindar satu sama lain. Cobalah untuk tetap tenang dengan minum segelas air atau membasuh wajah dengan air. Tataplah wajah dan mata pasangan, lalu peganglah tangannya sebelum membuka percakapan.

2. Komunikasikan dengan efektif

Kebanyakan orang akan berhati-hati dalam berbicara dengan pasangan pada situasi ini. Hal ini menyebabkan mereka jadi tidak to the point. Padahal baiknya, kamu perlu sampaikan apa yang menganggu pikiranmu dengan jelas dan lugas.

Jangan banyak memberikan basa-basi dan berputar-putar. Pasanganmu akan merasa kebingungan dan kamupun akan berpotensi melebih-lebihkan permasalahan jika tidak langsung berbicara ke intinya.

Hindari juga pola kalimat yang terkesan menyalahkan agar pasangan tidak bersikap tertutup dan defensif. Dilansir dari Psychology Today, Gwendolyn Seidman Ph.D. seorang psikolog berkata,

"Dibanding dengan memulai menggunakan kata 'Kamu' mulailah dengan kata 'aku' sebagai penekanan bahwa itu adalah apa yang kamu rasakan," saran Gwen.

Misalnya saja jika kamu merasa diabaikan karena pasanganmu terus-menerus melihat gawainya. Alih-alih berkata "Kamu selalu saja fokus pada gawaimu dan mengabaikanku", kamu bisa menggantinya dengan, "Aku merasa terabaikan jika kamu terus fokus pada gawaimu".

Kalimat pertama terkesan menyalahkan. Memberikan penilaian sepihak bahwa pasanganmu mengabaikanmu. Sedangkan kalimat kedua menegaskan bahwa kamu merasa diabaikan. Tidak ada tendensi menilai secara sepihak atau menyalahkan pasangan.

3. Jangan ungkit masa lalu

Dalam upaya menangani konflik, kamu harus fokus untuk menyelesaikan masalah yang ada saat ini. Jangan mengungkit masalah-masalah yang sebelumnya. Apa yang sudah terjadi dan sepakat untuk diselesaikan, tinggalkanlah di belakang. 

Gwen menjelaskan, mengungkit masalah yang telah berlalu akan membuat pasangan frustasi dan menghindari percakapan. Hal ini juga dapat semakin menaikkan tensi emosi yang sebelumnya sudah coba diredam.

Komunikasimu dengan pasangan akan jadi arena pertempuran yang akan saling menghanguskan jika mengungkit masa lalu. Hal ini karena pasangan akan bersikap defensif dan balik menyerangmu dengan kesalahanmu yang lain.

4. Dengarkan dan hargai pendapat pasangan

Setelah kamu mengungkapkan apa yang mengganjal dalam pikiranmu dengan lugas dan jelas, berilah kesempatan pada pasanganmu untuk mengeluarkan pendapatnya juga.

Usahakan kamu menjadi pendengar yang baik dan responsif saat pasangan sedang berbicara. Jangan memotong ataupun menyanggah perkataannya. Dilansir Personal Relationship, Dalgen dan Holmes yang merupakan peneliti psikologi hubungan mengatakan,

"Saat kamu memotong perkataan pasanganmu, mereka akan merasa bahwa kamu tidak membiarkan mereka mengekspresikan diri mereka," jelas mereka.

Ingatlah bahwa apa yang dikatakannya merupakan apa yang ia rasakan atas sikap dan perlakuanmu. Kamu mungkin tidak bermaksud untuk membuatnya merasa seperti itu, tapi kamu tidak bisa menyalahkannya atas perasaannya. Ucapkan terima kasih padanya karena telah bersedia untuk berterus terang, ucapkan maaf juga jika memang diperlukan.

5. Temukan titik tengah atau sepakati perbedaan

Setelah saling menyampaikan pendapat dan mendengarkan satu sama lain, berusahalah untuk menemukan solusi. Solusi bisa merupakan titik tengah, win-win solution. Bisa juga berupa penerimaan terhadap perbedaan perspektif.

Sebab, tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan mencari titik temu. Beberapa hal cukup dengan diterima saja.

Misalnya saja jika pasanganmu tidak suka tomat sedangkan kamu sangat suka tomat. Solusinya bukanlah dengan mengurangi tomat dalam hidangan, tapi memang perlu dua hidangan berbeda untuk memuaskan keduanya.

Terimalah bahwa dia adalah seorang individu, ia tak mungkin selalu sama, sependapat atapun satu selera denganmu. Jika perbedaan masih bisa ditoleransi, maka berdampinganlah dengan harmonis dan terimalah perbedaan tersebut.

Itu adalah lima tips yang bisa kamu lakukan untuk menangani konflik dalam hubungan. Setelah percakapan yang panas dan menegangkan, jangan lupa untuk saling berbaikan dan minta maaf, ya!

Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

Kenapa Pusing Setelah Makan Durian? Ini Penyebabnya

IDN Times

Terbaru! Terjawab Kapan Pengumuman PPPK 2023 Via gurupppk.kemdikbud.go.id, Bukan sscn.bkn.go.id 2022

TribunKaltim

1

Chord Gitar Lagu Dangdut Tanpo Tresnamu oleh Denny Caknan: Mbiyen Seneng Bareng Karo Kowe

Tribunwow

Diperluas 6 Februari, Beli Solar di SPBU Pertamina Wajib QR Code Subsidi Tepat MyPertamina

BangkaPos

40 Gambar Rumah Adat di Indonesia dari Semua Provinsi Lengkap

99.co

Tulis komentar...