Home

5 Sikap Ini Menunjukkan Kalau Kamu Belum Bisa Dewasa

IDN Times | 2 weeks ago

Setiap orang punya proses pendewasaan masing-masing. Dari tahun ke tahun, setiap dari kita berusaha untuk memperbaiki apa yang masih kurang. Hal ini bertujuan agar kita bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih baik.

Meski demikian, ada beberapa kebiasaan buruk yang tanpa disadari masih sering kita lakukan. Padahal, hal tersebut merupakan tanda-tanda bahwa kita belum bisa bersikap dewasa. Kenali hal itu dan mulailah untuk mengembangkan diri.

1. Marah yang meluap-luap dan sering lepas kendali 

Setiap orang pasti pernah marah, entah itu ke diri sendiri maupun orang lain. Karena sudah terlalu kesal, kadang tanpa disadari, kita meluapkan semua kesal dan amarah yang kita tampung selama ini. Hal tersebut sangat disayangkan karena tidak ada seorang pun yang layak menerima tumpahan emosi tersebut, termasuk diri isendiri.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah jujur terhadap diri sendiri tentang apa yang dirasakan. Menulis jurnal atau bercerita pada teman dekat bisa sangat membantu dalam mengolah perasaan. Menyimpannya sendiri dalam jangka panjang tidak baik bagi kesehatan jiwamu.

2. Terjebak pada kesalahan di masa lalu dan kekhawatiran tentang masa depan 

Ketika seseorang berbuat salah, hidupnya tidak lantas berakhir begitu saja. Ia masih punya kesempatan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Menghabiskan waktu di masa lalu dan masa depan malah akan membuat masa kini menjadi terbuang sia-sia.

Terimalah kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu. Belajar dari pengalaman dan berusaha untuk perlahan-lahan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Rutin mempersiapkan masa depan agar kita bisa hapus kekhawatiran yang kita miliki.

3. Lari dari tanggung jawab 

Seiring bertambahnya usia, kita akan memiliki lebih banyak tanggung jawab dari berbagai peran yang kita miliki. Ini dia salah satu proses pendewasaan tersebut. Seberat apapun beban yang kita pikul, lari dan lepas tanggung jawab jelas bukanlah sikap yang dewasa.

Saat pekerjaan terasa menumpuk dari ragam peran yang kita mainkan, cobalah untuk membuat daftar pekerjaan. Urutkan dari tingkat kepentingan dan mulai kerjakan dari urutan teratas. Kita hanya perlu tahu apa yang kita kerjakan agar terbebas dari stress yang mengekang.

4. Hanya memikirkan diri sendiri 

Saat masih anak-anak, mungkin kita terbiasa menjadi pusat perhatian sehingga kita merasa bahwa kitalah bintang utamanya. Memasuki usia-usia dewasa, kita pun mengerti bahwa kita adalah pemain pendukung di kehidupan orang lain. Bahkan, kita bisa jadi adalah seorang cameo saja.

Hal tersebut adalah hal yang wajar sebab setiap kita memiliki jalan hidupnya sendiri. Meski demikian, perlu disadari bahwa kita perlu memikirkan orang lain. Sikap dan ucapan kita punya dampak untuk orang lain, maka pilihlah sikap dan ucapan yang sekiranya baik untuk mereka.

5. Sering memotong pembicaraan orang lain 

Masih berkaitan dengan topik sebelumnya, beranjak dewasa, kita pun belajar untuk mendengarkan saat orang lain berbicara. Ada kepekaan yang tengah kita asah agar mampu mendengarkan dengan seksama dan menunggu waktu yang tepat untuk berbicara. Memaksakan kehendak dengan memotong pembicaraan orang lain akan memberikan kita perhatian, namun dalam bentuk negatif.

Ada lebih banyak hal yang kita dapatkan saat kita mendengarkan orang lain. Menahan hasrat untuk berbicara adalah salah satu cara menuju kesana. Bisa jadi kita terselamatkan dari ucapan yang sebenarnya tidak perlu untuk kita ucapkan.

Proses pendewasaan makan waktu yang tidak sebentar. Namun, kalau kita senantiasa mengenali apa yang masih kurang dari diri sendiri, akan ada waktunya bagi kita untuk bertumbuh. Perlahan namun pasti, kita akan menjadi versi yang lebih baik dari diri kita kemarin.

Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

Kenapa Pusing Setelah Makan Durian? Ini Penyebabnya

IDN Times

Lirik Lagu 'Kamu Nanyaa?' T2, Permasalahan Cinta yang Unik

POPMAMA.COM

KKB Nekat Bakar SMK di Papua, Perintah Tegas Panglima TNI Yudo Margono: Harus Tegas

TribunMedan

Terbaru! Terjawab Kapan Pengumuman PPPK 2023 Via gurupppk.kemdikbud.go.id, Bukan sscn.bkn.go.id 2022

TribunKaltim

1

[POPULER MONEY] Cara Kerja dan Tips Menghindari Modus Penipuan File APK hingga Garuda Buka Opsi Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Kompas.com

Tulis komentar...