Home

Proyek Tol Akses Patimban Segera Dimulai, Tuntas September 2024

Kompas.com | 1 week ago

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan proyek Jalan Tol Akses Patimban segera dimulai. Pasalnya, PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) selaku pemenang lelang telah resmi meneken sejumlah perjanjian pada Selasa (24/01/2023).

Meliputi Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), Perjanjian Penjaminan, serta Perjanjian Regres Jalan Tol Akses Patimban.

Untuk diketahui, PT JAP merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang dibentuk oleh Konsorsium BUMN-Swasta-BUMD pemenang lelang pembangunan Jalan Tol Akses Patimban.

Terdiri dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRC), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Subang Sejahtera.

Adapun Jasa Marga berposisi sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 55%, PT NRC sebesar 22%, ADHI sebesar 6%, WIKA sebesar 6%, PT PP sebesar 6%, dan PT Subang Sejahtera sebesar 5%.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan, seluruh pihak terkait baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, maupun BUJT harus bekerja lebih cepat untuk memenuhi target pengoperasian Jalan Tol Akses Patimban pada September 2024 mendatang.

Karena jalan tol ini akan mempercepat dan memperlancar transportasi hingga angkutan logistik di Provinsi Jawa Barat.

"Tidak hanya fokus pada pembebasan lahan dan percepatan pembangunan fisik, pembangunan Jalan Tol Akses Patimban juga harus mengutamakan kualitas," ujar Basuki dalam rilis pers.

Sehingga pembangunan jalan tol yang berlangsung selama dua tahun ke depan ini harus mencakup estetika hingga penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) nya.

"Dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun ini, kita harus mengedepankan kualitas, estetika yang baik, dan keberlanjutan lingkungan termasuk penggunaan produk dalam negeri," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Penjaminan dan Infrastruktur Indonesia (Persero) (PII) M. Wahid Sutopo menjelaskan, pihaknya mendukung pembangunan proyek infrastruktur melalui pembiayaan inovatif dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), khususnya dalam proyek strategis nasional seperti halnya Tol Akses Patimban.

"Dukungan kami terhadap proyek ini merupakan komitmen kami dalam mendukung pengembangan ekspor industri otomotif nasional, melengkapi dukungan kami pada pengembangan fasilitas pengujian uji tipe kendaraan di bulan Oktober tahun lalu sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam Presidensi ASEAN 2023," terangnya.

Direktur Utama PT JAP Victor Nazarenko Mahandre menjelaskan, Jalan Tol Akses Patimban memiliki total panjang 37,05 Km, dengan nilai investasi sebesar Rp 5,02 triliun, dan masa konsesi selama 50 tahun.

"Jalan Tol Akses Patimban ini akan menjadi jalan tol yang menghubungkan akses antara Kawasan Industri di Jawa Barat dengan Pelabuhan Patimban, selain itu juga akan menjadi jalur alternatif masyarakat di Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Karawang," bebernya.

Jalan Tol Akses Patimban yang terdiri dari lima seksi ini dibangun melalui skema KPBU. Porsi pembangunan dari lima seksi tersebut akan terbagi dua.

PT JAP akan membangun Seksi 1 Junction Cipendeuy-Simpang Susun (SS) Cipendeuy, dan Seksi 2 SS Cipendeuy-SS Pasir Bungur dengan total sepanjang 14,11 Km.

Sementara untuk pembangunan Seksi 3 SS Pasir Bungur-SS Tambak Dahan, Seksi 4 SS Tambak Dahan-SS Pusakanegara, dan Seksi 5 SS Pusakanegara-Patimban dengan total sepanjang 22,94 Km dikerjakan oleh Pemerintah.

 

Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

Kenapa Pusing Setelah Makan Durian? Ini Penyebabnya

IDN Times

Tak Pandang Harta, Nikita Mirzani Tetap Terima sang Kekasih meski Bergaji Kecil, Ini Alasannya

Tribunwow

Kemenangan Leo/Daniel di Thailand Masters 2023 Sadarkan Herry IP, Bisa Main 2 Taktik tanpa Obral Smes Melulu

Sportfeat

Sejarah Jakarta, Melihat Jejak Tradisi Minum Teh Warga Tionghoa di Pantjoran Tea House

TribunTangerang

Lirik Lagu 'Kamu Nanyaa?' T2, Permasalahan Cinta yang Unik

POPMAMA.COM

Tulis komentar...