Home

Bawa Pesan Penting, Ini 5 Rekomendasi Film Indonesia tentang Kesehatan Mental

Parapuan | 5 days ago

Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini membahas tentang kesehatan mental (Visinema Pictures)

Parapuan.co - Film merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyuarakan isu-isu penting.

Kesehatan mental menjadi salah satu isu yang banyak dibahas di film karya sutradara-sutradara dunia.

Di Hari Kesehatan Mental Sedunia ini, tontonan yang merepresentasikan masalah kesehatan mental pun menjadi penting.

Sebab belum banyak film yang berani menyoroti masalah kesehatan mental tertentu.

Namun, ada beberapa sutradara yang berani untuk mengulik isu yang sangat sensitif dan dapat memantik trauma ini.

PARAPUAN telah mengumpulkan rekomendasi film Indonesia yang membahas soal kesehatan mental, yuk catat!

1. 27 Steps of May (Ravi, Bharwani, 2019)

Film ini mengisahkan tentang May yang merupakan penyintas kekerasan seksual dan traumanya masih belum pulih.

Sejak kejadian nahas tersebut, May tidak pernah berbicara sepatah kata kepada siapapun, termasuk sang ayah.

May mengisolasikan diri di dalam ruangan sempit dan jika ada hal yang memantik traumanya, ia akan melakukan percobaan bunuh diri.

Film ini secara gamblang menceritakan kondisi kesehatan mental yang terganggu akibat trauma dan depresi yang berlarut-larut.

2. Story of Kale (Angga Dwimas Sasongko, 2021)

Setelah meninggalkan hubungan toksik, Dinda memulai hubungan baru dengan Kale, yang sangat mencintai Dinda.

Namun keduanya memiliki trauma masa lalu dan emosi tidak stabil. Hal itu membuat hubungannya semakin kacau.

Dinda dan Kale sama-sama memiliki isu kodependensi yang tidak sehat untuk satu sama lain.

Kesehatan mental mereka berdua sama-sama masih tidak stabil untuk mencoba memulihkan satu sama lain.

3. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (Angga Dwimas Sasongko, 2020)

Film ini menceritakan tentang keluarga yang nampak bahagia, tapi ternyata setiap anaknya mengalami masalah kesehatan mental akibat tuntutan dari orang tuanya.

Angkasa, anak pertama, seringkali merasa gagal dalam hidup karena tidak bisa menjaga adik-adiknya.

Ia juga sering menyalahkan diri sendiri dan tidak bisa memilih jalan hidupnya sendiri walaupun sudah berusia dewasa.

Aurora, anak kedua yang sering dilupakan, memilih untuk diam dan tidak banyak berinteraksi dengan keluarganya yang lain.

Ia banyak mengurung diri di studionya dan memendam rasa sakit karena sering tidak dianggap ada oleh orang tuanya.

Awan, anak ketiga yang paling diawasi oleh sang ayah, merasakan kekangan untuk tumbuh dan berkembang karena ayahnya sangat melindungi anak bungsunya itu.

Akhirnya tiga anak itu memberontak akan tuntutan dari ayahnya. Hal itu membuat terungkapnya trauma besar keluarga tersebut.

4. Babi Buta yang Ingin Terbang (Edwin, 2008)

Film ini memang tidak secara gamblang menceritakan tentang kesehatan mental para tokohnya.

Namun, trauma akibat rasisme jelas menjadi alasan setiap tokohnya memiliki perilaku dan pikiran yang terganggu.

Film ini bercerita tentang seorang perempuan Tionghoa dan orang-orang di sekitarnya.

Ada karakter seorang anak laki-laki yang tersiksa, mantan bintang bulu tangkis yang mengalami trauma, dan seorang gadis muda yang imajinatif.

Mereka semua menghadapi rasisme yang intens di Indonesia dan trauma tersebut tidak bisa sepenuhnya pergi dari jiwa mereka.

5. Sendiri Diana Sendiri (Kamila Andini, 2015)

Film ini menceritakan ketegaran Diana, seorang istri dan ibu rumah tangga.

Suatu malam, suami Diana kembali ke rumah dengan berita besar yaitu ia ingin memiliki istri kedua.

Sang suami mengharapkan Diana untuk hidup selaras dengan situasi tersebut, namun berat hati Diana untuk menerimanya.

Kehidupan Diana jadi terpuruk dan ia harus memendam lukanya demi tetap terlihat tegar di hadapan anaknya.

Kondisi mental Diana pun tidak baik-baik saja, ia sering menangis sendiri dan merasa kesepian karena tidak ada yang dapat ia mintai tolong.

Sendiri Diana Sendiri adalah gambaran beban mental yang harus dihadapi perempuan dalam rumah tangga yang tidak sehat.

Yuk, saksikan film-film di atas untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia.

(*)

Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

Aniaya Mantan Kekasih, Rapper Tyga Ditahan Polisi

IndozoneID

YG Entertainment Pastikan BLACKPINK Berhenti Terima Hadiah dari Penggemar

IndozoneID

2

ENHYPEN Dominasi chart iTunes di 26 Negara Lewat Album DIMENSION: DILEMMA

IndozoneID

Soal KDRT Dianggap Pengalihan Isu, Medina Zein: Semua Orang Boleh Berpendapat

Kompas.com

8

Baim Wong Sudah Temui dan Minta Maaf pada Kakek Suhud, sang Anak: Itu Malah Nanti Memperkeruh Lagi

Tribunwow

Tulis komentar...