Home

Qatar: Pengakuan Pemerintahan Taliban Belum Jadi Prioritas saat Ini

Gatra.com | 3 days ago

Doha, Gatra.com - Pemerintah Qatar menyatakan bahwa saat ini pengakuan pemerintah Taliban di Afghanistan bukan menjadi hal prioritas. Fokus Qatar adalah keterlibatan aktifnya dengan pemerintahan baru Afghanistan, dalam menangani masalah kemanusiaan.

Utusan khusus menteri luar negeri Qatar, Mutlaq Al-Qahtani, mendesak negara-negara lain untuk terlibat lebih dalam dengan Taliban sebagai otoritas de facto Afghanistan. 

Dia pun mendesak Taliban untuk menjadi pemerintah yang bertanggung jawab, dan menghormati hak perempuan untuk bersekolah dan bekerja.

"Kami pikir ini pengakuan belum menjadi prioritas. Yang lebih menjadi prioritas kami saat ini adalah pembicaraan tentang kemanusiaan dan pendidikan, yang dapat di akses siapapun," ujar Qahtani dalam Forum Keamanan Global di Doha, Qatar, dikutip Reuters, Selasa (12/10).

Menurutnya satu-satunya jalan ke depan adalah menawarkan lebih banyak kolaborasi, kerja sama, dan bantuan kepada otoritas yang ada saat ini di Afghanistan.

Dikatakan bahwa sudah hampir dua bulan berselang setelah pemerintahan Afghanistan yang didukung Barat runtuh. Kini pemerintahan Taliban tengah berupaya mendorong untuk membangun hubungan dengan negara-negara lain guna membantu negara itu terhindar dari krisis ekonomi yang dalam.

Kendati, Taliban sejauh ini masih menolak untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi pendidikan perempuan, yang sebelumnya diberikan selama dua dekade ke belakang.

Qatar dapat dikatakan menjadi negara yang paling memiliki pengaruh besar terhadap Taliban. Negara itu menjadi tuan rumah negosiasi antara Taliban dan Barat. Qatar juga menjadi rumah bagi kantor perwakilan Taliban yang mengawasi negosiasi dengan Amerika Serikat yang akhirnya mengarah pada penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada bulan Agustus lalu.


Reporter: Muhammad Mutaqin
Editor: Anthony Djafar

1 2 Read All


Lihat Sumber

  • 1

  • 0

Rekomendasi Artikel

Gembar-gembor Diprovokasi oleh Pasukan Eskternal, China Kini Makin Berani Sulut Perang dengan Lakukan Ini, Para Ahli Khawatirkan Kecelakaan Fatal

Intisari

Hantu Komunis Terancam Dibangkitkan Kembali oleh AS, 4 Kebijakan Jokowi Ini Disebut Bisa Jadi Pemicunya, Mungkinkah Tragedi 1965 Terulang?

Intisari

Spekulasi Seputar Terbakarnya Lars Vilks, Kartunis Penista Nabi Muhammad SAW

Gatra.com

OTT di Sumsel, KPK Tangkap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Gatra.com

Mayat Wanita Ditemukan di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta

Merdeka

Tulis komentar...