Home

Jenderal Ukraina Bocorkan Prediksi Akhir Perang, Putin Akan Dikudeta

Kompas.com | 1 week ago

GLOBAL

Jenderal Ukraina Bocorkan Prediksi Akhir Perang, Putin Akan Dikudeta

“Kami tahu segalanya tentang musuh kami (Rusia). Kami tahu tentang rencana mereka hampir saat mereka dibuat," kata Budanov.

Danur Lambang Pristiandaru

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri parade militer memperingati kemenangan dalam Perang Dunia II di Lapangan Merah, Moskwa, Rusia pada Kamis, 9 Mei 2019. Kekalahan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II yang dirayakan Rusia setiap 9 Mei adalah hari libur negara yang paling penting. AP PHOTO/ALEXANDER ZEMLIANICHENKO

KYIV, KOMPAS.com – Kepala Intelijen Militer Ukraina Mayor Jenderal Kyrylo Budanov mengatakan, perang melawan Rusia berjalan mulus dan dia yakin perang akan berakhir pada akhir tahun ini.

Dilansir Sky News, prediksi tersebut merupakan yang paling optimistis dari seorang pejabat senior Ukraina sejauh ini.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sky News, Budanov menuturkan bahwa kudeta untuk menggulingkan Presiden Rusia Vladimir Putin sudah berlangsung.

Berita Terpopuler:

  • Qatar: Negara Kecil yang Makin Kaya karena Perang di Ukraina
  • PM Inggris Perintahkan Menterinya Pecat 91.000 PNS untuk Menghemat Pengeluaran Negara
  • Balenciaga Jual Sepatu Hancur Lebur Jutaan Rupiah, Dicibir Warganet
  • Jika Finlandia Gabung NATO, Rusia Akan Ambil Langkah Teknis-Militer
  • Gillian Clark Alias Oma Gill, Komentator Badminton Kesayangan Warganet Indonesia

Dia menambahkan, pemimpin Rusia itu sakit parah karena kanker.

Budanov sebelumnya dengan tepat memprediksi kapan invasi Rusia akan dimulai ketika orang lain di pemerintahan Ukraina skeptis akan invasi Rusia.

Kini, dia mengaku yakin dapat memprediksi akhir peperangan.

“Titik puncaknya akan terjadi pada paruh kedua Agustus. Sebagian besar aksi tempur aktif akan selesai pada akhir tahun ini,” ujar Budanov.

“Kami akan memperbarui kekuatan Ukraina di semua wilayah kami yang telah hilang termasuk Donbass dan Crimea,” sambung Budanov.

Taktik Rusia, sambungnya, tidak berubah meski bergeser ke timur dan Moskwa menderita kerugian besar.

Budanov menambahkan, Rusia hanyalah sekelompok orang dengan senjata. Dia juga tidak terkejut dengan kemunduran Rusia dalam palagan pertempuran.

“Kami tahu segalanya tentang musuh kami. Kami tahu tentang rencana mereka hampir saat mereka dibuat. Eropa melihat Rusia sebagai ancaman besar. Mereka takut akan agresinya,” papar Budanov.

“Kami telah memerangi Rusia selama delapan tahun dan kami dapat mengatakan bahwa kekuatan Rusia yang dipublikasikan ini adalah sebuah mitos. Tidak sekuat ini. Mereka adalah gerombolan orang dengan senjata,” imbuh Budanov.

Dia berujar, pasukan Rusia telah dipukul mundur hampir ke perbatasan di sekitar Kharkiv.

Bahkan, serangan Rusia terbaru lebih jauh ke selatan yang mencoba menyeberangi Donets Siverskyy menyebabkan kerugian yang cukup besar untuk Moskwa.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa mereka menderita kerugian besar dalam personel dan kendaraan militer. Dan saya dapat mengatakan bahwa ketika serangan artileri terjadi, banyak awak meninggalkan peralatan mereka,” kata Budanov.

Mustahil menghentikan kudeta

Budanov juga mengatakan kepada Sky News bahwa kekalahan Rusia di Ukraina akan mengarah pada kudeta terhadap Putin dan disintegrasi negara.

“Ini pada akhirnya akan mengarah pada perubahan kepemimpinan Federasi Rusia. Proses ini telah diluncurkan dan mereka bergerak ke arah itu,” kata Budanov.

Saat ditanya Sky News apakah itu berarti kudeta sedang berlangsung saat ini, dia menjawab, “Ya.”

“Mereka bergerak dengan cara ini dan tidak mungkin untuk menghentikannya,” lanjut Budanov.

Dia mengeklaim bahwa Putin dalam kondisi psikologis dan fisik yang sangat buruk. Putin juga disebut menderita kanker dan penyakit lainnya.

Dia menangkis anggapan bahwa dia menyebarkan informasi ini sebagai propaganda dan sebagai bagian dari perang informasi.

“Ini pekerjaan saya, ini pekerjaan saya. Kalau bukan saya, siapa yang akan tahu ini?” ujar Budanov.

Berita Terkait:

  • Pihak Rusia Disebut Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Ukraina
  • Qatar: Negara Kecil yang Makin Kaya karena Perang di Ukraina
  • Ukraina Klaim Rusak Kapal Angkatan Laut Rusia di Dekat Pulau Ular
  • Uni Eropa Beri Bantuan Lanjutan Rp 7,6 Triliun untuk Ukraina
  • Rangkuman Hari Ke-79 Serangan Rusia ke Ukraina, Kilang Minyak Diserang Pasukan Moskwa, Su-27 Ditembak Jatuh
Editor: Danur Lambang Pristiandaru
Sumber: Sky News

Copyright Kompas.com

Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

10 Jurus Ini Bikin Elon Musk jadi Orang Paling Tajir Sejagat

Kompas.com

Jenis Keju yang Boleh dan Tidak Boleh Diberikan untuk MPASI

POPMAMA.COM

Padahal Kini Bahagia dengan Pernikahannya, Diam-diam Jessica Iskandar Punya Pengalaman Pahit Mantannya Penyuka Sesama Jenis Usai Lakukan Hal ini

Gridhype

Raffi Ahmad Kedapatan Foto Bersama Mimi Bayuh dan Anaknya Layaknya Keluarga Harmonis, Netizen Berang: Ngapain Foto Sama Asisten!

Herstory.co.id

Rahasia Kecantikan Anne Hathaway di Usia yang Hampir 40 Tahun

POPMAMA.COM

Tulis komentar...