Home

Inter Milan Gagal Scudetto: Jangan Salahkan Kiper Cadangan, Ionut Radu

Vivagoal | 1 month ago

Vivagoal – Serie A – Banyak yang menjadikan kiper kedua Inter Milan, Ionut Radu dalang utama kegagalan meraih scudetto musim ini. Namun ada masalah lebih besar dari sebuah blunder kiper cadangan yang mendera Nerazzurri hingga akhirnya harus puas finish di urutan kedua.

Ionut Radu sejatinya hanya tampil sekali untuk Inter Milan di ajang Liga Italia musim ini. Hal itu terjadi ketika Si Ular kalah melawan Bologna pada laga tunda, 27 April lalu. Radu terpaksa diturunkan karena kiper utama Samir Handanovic mengalami cedera punggung saat melakoni sesi pemanasan jelang pertandingan.

Laga melawan Bologna itu sendiri sangat krusial buat Inter Milan karena kemenangan bakal membawa mereka ke puncak klasemen, menyalip AC Milan. Namun naas, saat kedudukan imbang 1-1, Radu membuat blunder saat gagal menguasai bola yang disodorkan oleh Ivan Perisic dalam situasi lemparan ke dalam.

Pada akhirnya, bola yang bergulir ke arah gawang langsung dikejar oleh Nicola Sansone dan dengan mudah mencetak gol ke gawang yang sudah kosong. Bologna pun menang 2-1 dan membuat Inter gagal menggeser Milan di puncak klasemen.

Hujatan buat Radu pun bermunculan karena Inter jadi tak bisa menentukan nasib sendiri. Dengan empat laga tersisa saat itu, La Beneamata yang tertinggal dua poin hanya bisa berusaha terus meraih kemenangan sembari berdoa AC Milan terpeleset.

Dan seperti yang sudah diketahui, akhirnya Milan berhasil meraih scudetto setelah terus merangkai kemenangan dalam empat laga terakhirnya. Di sisi lain, Inter memang juga bisa melakukan hal serupa tapi scudetto tetap melayang di pekan terakhir.

Namun menurut Football Italia, tak adil jika menimpakan dosa sepenuhnya kepada Ionut Radu atas kegagalan Nerazzurri mempertahankan titel juara yang direngkuhnya musim kemarin. Blundernya memang disayangkan, tapi Inter juga kurang superior di pekan-pekan krusial.

Sebagai bukti, Inter sangat sulit meraih kemenangan di Serie A dalam rentang waktu Januari hingga Maret 2022 kemarin. Selama kurun waktu tersebut, Inter cuma bisa mengantongi tiga kemenangan dalam 10 pertandingan, dengan 5 kali meraih hasil imbang dan menderita dua kekalahan.

AC Milan sendiri dalam kurun waktu tersebut tak sekalipun tersentuh kekalahan. Bahkan Rossoneri begitu konsisten dengan tanpa kekalahan dalam 16 laga beruntun di Liga Italia hingga pekan terakhir. Hebatnya lagi, Rafael Leao dkk tak pernah berada di bawah Inter Milan sejak Serie A memasuki pekan ke-25.

Secara keseluruhan, melemparkan sepenuhnya kesalahan kepada Ionut Radu yang baru berusia 24 tahun jelas adalah sebuah kekeliruan besar. Milan memang lebih konsisten menjelang akhir musim ketimbang Inter Milan yang harus puas finish di urutan kedua.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Lihat Sumber

  • 1

  • 0

Rekomendasi Artikel

Temui Keluarga Ridwan Kamil, Rossa Terinspirasi Menjadi Pribadi Lebih Baik Seperti Eril

PojokSatu

Marshanda Ditemukan di Tempat Peredaran Narkotika di Los Angeles, Keluarga: Dia Butuh Privasi

TribunDepok

1

Tak Terima Disebut Adu Kungfu, Persik Kediri Kembalikan Piala Trofeo Ronaldinho

PojokSatu

10 Twit Cara Putusin Pacar Sesuai Jurusan! Ada-Ada Aja, deh

IDN Times

Update Pecah Kaca Pajero, Saksi Mata Lihat 2 Orang Naik Jupiter MX Kabur, Rp 300 Juta Raib

TribunCirebon

Tulis komentar...