Home

Arab Saudi Larang Warganya Kunjungi Indonesia dan 15 Negara Lainnya

Kompas.com | 1 month ago

GLOBAL

Arab Saudi Larang Warganya Kunjungi Indonesia dan 15 Negara Lainnya

Direktorat Jenderal Paspor menegaskan masa berlaku paspor warga yang hendak bepergian ke negara non-Arab harus lebih dari enam bulan.

Tito Hilmawan Reditya

Bendera Arab Saudi.Thinkstock

JEDDAH, KOMPAS.com - Warga negara Arab Saudi dilarang bepergian ke 16 negara karena kasus Covod-19 di negara-negara tersebut.

Hal ini dikonfirmasi Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat), Sabtu (21/5/2022), dilansir Saudi Gazette.

Daftar negara tersebut antara lain Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Demokratik Kongo, Libya, Vietnam, Armenia, Belarusia, dan Venezuela.

Indonesia pun juga masuk dalam daftar.

Berita Terpopuler:

  • Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura
  • Sempat Hengkang dari Rusia, Bisnis-bisnis Barat Kembali dengan Nama Baru
  • Rusia Pelajari Rencana Perdamaian dengan Ukraina Usulan Italia
  • Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China
  • China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) menegaskan masa berlaku paspor warga Saudi yang hendak bepergian ke negara non-Arab harus lebih dari enam bulan.

Jawazat menjelaskan tentang persyaratan perjalanan orang Saudi ke luar negeri dalam sebuah pernyataan di akun Twitter-nya.

Menurut pernyataan itu, masa berlaku paspor harus lebih dari tiga bulan untuk bepergian ke negara-negara Arab.

Sedangkan bagi warga negara yang melakukan perjalanan ke negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) lain, masa berlaku KTP-nya harus lebih dari tiga bulan.

Jawazat menegaskan bahwa soft copy ID nasional pada aplikasi Absher dan Tawakkalna tidak cukup untuk perjalanan ke negara bagian GCC.

Kartu identitas asli dan daftar keluarga harus ditunjukkan untuk perjalanan, disamping dokumen bukti tanggungan di dalam Kerajaan dimana pemegangnya tidak dapat melakukan perjalanan ke negara-negara Teluk.

Mengenai persyaratan kesehatan orang Saudi yang bepergian ke luar Kerajaan, Jawazat menekankan bahwa ini termasuk menerima tiga dosis vaksin virus corona atau tidak lewat tiga bulan setelah mengambil dosis kedua vaksin.

Akan ada pengecualian untuk kelompok-kelompok yang telah diberikan pengecualian dengan alasan medis sesuai dengan status pada aplikasi Tawakkalna.

Jawazat juga menyatakan bahwa mereka yang berusia di bawah 16 dan 12 tahun diharuskan menerima dua dosis vaksin.

Sedangkan bagi mereka yang berusia di bawah 12 tahun, mereka diharuskan untuk membawa polis asuransi terhadap virus corona saat bepergian ke luar Kerajaan, tambah sumber Jawazat.

Berita Terkait:

  • Erdogan Kunjungi Arab Saudi, Perbaiki Hubungan Setelah Kasus Pembunuhan Khashoggi
  • Mengapa Banyak Non-muslim di Saudi Memilih Ikut Berpuasa pada Ramadhan Ini?
  • Erdogan: Turki dan Arab Saudi Akan Aktifkan Potensi Ekonomi Akbar
  • Arab Saudi Umumkan Idul Fitri 2022 Jatuh pada Senin 2 Mei
  • Raja Salman dari Arab Saudi Dirawat di Rumah Sakit
Editor: Tito Hilmawan Reditya
Sumber: Saudi Gazette

Copyright Kompas.com

Lihat Sumber

  • 0

  • 0

Rekomendasi Artikel

11 Daerah Berikut Mulai 1 Juli 2022 Wajib Pakai Aplikasi Untuk Beli Pertalite dan Solar!

Cewekbanget

9

Video Viral Penampakan Uang Rp 100.000 Saat Kena Sinar Ultraviolet

Kompas.com

11

Ibu Hamil di Labuan Bajo Bersalin di Kapal Polairud Polda NTT

TribunFlores

Ma'ruf Amin: Nikah Beda Agama Tak Sesuai Fatwa MUI

IDN Times

Dosen UM Surabaya: Duduk Terlalu Lama Picu Gangguan Kesehatan

Kompas.com

1

Tulis komentar...