Unimerz Gelar Workshop SPMI, Begini Harapan Pembina YPI Megarezky

Rakyatku | 1 week ago

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar, menggelar workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Workshop berlangsung selama dua hari Rabu-Kamis (7-8/4/2021). Melibatkan seluruh sivitas akademika Unimerz.

Pelaksanaan workshop SPMI ini dianggap penting demi meningkatkan kualitas layanan, juga kapasitas tenaga pendidik. SPMI adalah roh dalam sitem pendidikan.

Baca Juga : Universitas Megarezky Gelar Ujian Tulis Online, Ada Peserta dari Arab Saudi dan Malaysia

"Kita tahu setiap perguruan tinggi punya SPMI. Jadi menurut saya, SPM itu adalah roh dari sistem pendidikan untuk memajukan dunia pendidikan,” ujar Rektor Unimerz, Prof Dr dr Ali Aspar Mappahya, SpPD JP (K).

Untuk saat ini, keberadaan SPMI bukan lagi dalam cakupan pendidikan saja, tetapi sudah merambah ke ranah non pendidikan.

 

Dengan begitu, vitalitas SPM dalam dunia pendidikan sudah sangat jelas peranannya.

Baca Juga : Pengalaman Pertama Assesmen Lapangan Secara Daring, Unimerz Yakin Hasilnya Maksimal

Workshop ini diharapkan bisa menghadirkan output yang sangat baik untuk kemajuan dunia pendidikan.

"Awalnya memang hanya di internal pendidikan, tetapi semakin lama jadi luas sampai ke ranah non pendidikan. Ini tentu harus berjalan secara konsisten, bukan sporadis. Kita akan kerja terus menerus, akan memonitor, mengevaluasi semua hal di Unimerz,” tegasnya, Rabu (7/4/2021).

"Kalau nanti kita diakreditasi oleh Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dari BAN PT, pasti kita akan sejalan dan tentu saja mutu kita akan meningkat. Ini yang kita kejar. Kita harus saling koreksi, saling memberi informasi satu sama lain. Sekali lagi SPMI ini adalah roh pendidikan kita,” tutup Ali Aspar.

Baca Juga : Mau Cepat Kerja? Pilih Pogram Studi Langka Ini di Universitas Megarezky Makassar

Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Megarezky Makassar, Dr Alimuddin berharap agar workshop ini bisa memberi dampak besar dalam ranah kualitas.

”Tadi Pak Rektor bilang ini tidak parsial, tapi berkelanjutan. Benar memang, SPMI merupakan roh pendidikan. Tentu ada berbagai hal yang perlu kita evaluasi. Sehingga, workshop ini kita harapkan bisa membantu kita dalam memaksimalkan hal yang masih kurang,” harapnya.

Pendiri Yayasan Pendidikan Islam Megarezky itu juga menegaskan, Unimerz harus bisa hidup dan berkembang melalui sistem yang terbangun dengan baik, bukan karena sekadar dibangun manusia.

Baca Juga : Gelar Seminar Internasional, Unimerz Hadirkan Pembicara dari Empat Negara

"Unimerz tidak boleh hidup hahya karena dibangun oleh manusia. Tetapi Unimerz harus hidup dan berkembang karena berada di tengah sistem yang kita bangun bersama,” tutupnya.

Dalam workshop ini, Unimerz menghadirkan narasumber yang berkompeten, yaitu Prof Dr Ir Abdul Makhsud, DEA, yang mengisi enam materi dalam dua hari beruntun.


Lihat Sumber

Rekomendasi Artikel

Intensifkan Pencegahan Covid-19, Dandim 0827/Sumenep Bersama Forkopimda, Cek Pos Pantau di Kecamatan Pragaan

JNN.co.id

Resmi Jadi Tersangka, Jozeph Paul Zhang Ngakak, Katanya: Itu Jebakan Batman!

IndozoneID

40

Bruno Fernandes Ungkap Kebahagiaannya Bermain Bersama Pogba

Vivagoal

31

Jozeph Paul Zhang Ngeyel Bukan WNI, Mabes Polri Kirim Pesan, Silahkan cari Pengacara

PojokSatu

18

Ramadhan Penuh Berkah, Bupati Batu Bara Salurkan Zakat dari Baznas

Mudanews

10